Kena Sabetan Pedang di Belakang Kepala Saat penyerangan di Mapolda Riau, Begini Kabar Kompol Farid

Belum habis duka dari bom bunuh diri di Surabaya, kejadian penyerangan kembali terjadi. Mapolda Riau diserang oleh pelaku yang diduga teroris,

Kena Sabetan Pedang di Belakang Kepala Saat penyerangan di Mapolda Riau, Begini Kabar Kompol Farid
Kolase
Kompol Farid Abdullah 

Akibat perbuatan para pelaku, dua orang jurnalis bernama Rian dan Madi dari wartawan televisi nasional, mengalami luka akibat ditabrak mobil teroris.

Tak hanya itu, atas insiden tersebut, satu orang polisi meninggal dan dua anggota lainnya terluka.

Polisi bernama Ipda Auzar meninggal dunia setelah ditabrak mobil teroris.

Dua anggota polisi lainnya mengalami luka bacok.

Pertama atas nama brigadir Jon Hendrik merupakan anggota Provam mengalami luka pada ibu jari tanganya terkena ayunan samurai.

Kemudian ada juga Kompol Farid Abdullah luka dibelakang kepala.

Baca: Menurut Kak Seto Ini Metode yang Dipakai Teroris untuk Ajak Anak-anak jadi pelaku Bom Bunuh Diri

Usai merebak kabar tersebut, beberapa foto dan video pun dengan cepat menyebar di media sosial.

Foto soal ke-4 teroris yang ditembak mati petugas kepolisian, hingga detik-detik dua orang anggota polisi terkena luka bacokan.

Seperti video yang satu ini. Terlihat beberapa orang berhamburan menyelamatkan diri.

Lalu ada juga teriakan "Ada bom, ada bom, mundur, masuk pak. Medis pak."

Halaman
1234
Editor: suci
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved