Setelah Diberlakukan Kebijakan Registrasi, Penjual Kartu Paket Perdana Internet Mengeluh

Penggunaan kartu SIM yang mengharuskan konsumen untuk mendaftarkan dengan NIK dan KK dikeluhkan penjual.

Setelah Diberlakukan Kebijakan Registrasi, Penjual Kartu Paket Perdana Internet Mengeluh
tribunjambi/darwin sijabat
Ardi, seorang penjual kartu paket di sekitaran Tugu Juang Kota Jambi, Selasa (15/5). 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Darwin Sijabat

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Penggunaan kartu SIM yang mengharuskan konsumen untuk mendaftarkan dengan NIK dan KK dikeluhkan penjual.

Hal itu dikatakan Ardi, seorang penjual kartu paket di sekitaran Tugu Juang Kota Jambi, Selasa (15/5).

Saat tribunjambi.com menyambangi jualannya, dia mengungkapkan banyak pelanggan tidak jadi membeli karena sistem tersebut.

Katanya, kalangan yang biasanya tidak jadi membeli seperti anak-anak. Pada dasarnya mereka belum mempunyai nomor induk dan kartu keluarga.

Sehingga membuat mereka harus kembali untuk mengambil NIK atau KK.

Akibat hal tersebut, Ardi sebut omset penjualannya pun semakin berkurang.

"Penjualan sangat jauh sekarang. Semakin sepi akibat sulitnya dan proses yang panjang untuk penggunaan kartu tersebut," keluhnya.

Seorang pelanggan Fery mengatakan dilakukannya peraturan tersebut dengan tujuan baik dan pasti ada yang ingin dicapai dari peraturan tersebut.

"Ada alasan keamanan yang melatarbelakangi dikeluarkannya peraturan itu," katanya

Namun dia mengharapkan pemerintah untuk mengkaji agar pedagang dan masyarakat tidak disulitkan dengan peraturan tersebut. (cda)

Penulis: Darwin
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved