Pengakuan Ibu Dita, Pelaku Bom Bunuh Diri Surabaya 'Tak Pernah Angkat Telepon Hingga Minta Didoakan'

Perilaku terorisme yang dilakukan oleh keluarga Dita Oepriarto menyisakan luka mendalam bagi banyak pihak, termasuk kedua

Pengakuan Ibu Dita, Pelaku Bom Bunuh Diri Surabaya 'Tak Pernah Angkat Telepon Hingga Minta Didoakan'
Kolase
Ibunda Dita Oepriyanto 

TRIBUNJAMBI.COM - Perilaku terorisme yang dilakukan oleh keluarga Dita Oepriarto menyisakan luka mendalam bagi banyak pihak, termasuk kedua orang tua pelaku.

Dita Oepriarto pelaku bom bunuh diri naik mobil Avanza dan menabrakannya ke gereja hingga terjadi ledakan.

Bom ternyata berada di dalam mobil.

Baca: Pelaku Bom Bunuh Diri Surabaya Gunakan Buku Panduan Untuk Menyamar, Ajarkan Pada Anaknya

Mendengar anaknya menjadi pelaku peledakan bom di Surabaya, Sumijati sangat terpukul.

Berbeda dengan ibunda Puji Kuswati, Ibunda Dita mengungkap jati diri anak keduannya tersebut.

Sumijati mengungkapkan, Ibunda Dita Oepriarto awalnya tidak curiga sama sekali anaknya akan melakukan hal yang merugikan banyak pihak.

Karena memang, dirinya dengan Dita memang sudah lama tidak tinggal di rumah bersama keluarga.

Bahkan, Dita sudah tidak tinggal dirumah sejak duduk di bangu SMA.

Tidak seperti teroris-teroris lainnya yang berasal dari pondok, Dita justru tidak seperti itu.

Namun, Dita selalu minta didoakan agar bisa mati syahid.

Halaman
123
Editor: suci
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved