Pedagang Dilarang Berjualan di Kawasan Tugu Keris, Fasha Beri Tanggapan

Beberapa hari belakangan ini berembus kabar dari oknum yang tidak bertanggung jawab. Pedagang dilarang

Pedagang Dilarang Berjualan di Kawasan Tugu Keris, Fasha Beri Tanggapan
tribunjambi/mareza sutan aj
Fasha tanggapi isu tentang pedagang dilarang berjualan di Tugu Keris Siginjai, sesaat setelah senam pagi, Selasa (15/5/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Mareza Sutan A J

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Beberapa hari belakangan ini berembus kabar dari oknum yang tidak bertanggung jawab. Pedagang dilarang berjualan di kawasan Tugu Keris, Kotabaru. Apalagi saat Car Free Day dan Car Free Night.

Isu tersebut ditanggapi Calon Wali kota Jambi H Syarif Fasha saat senam pagi bersama di kawasan Tugu Keris (13/5/18).

Sebagai penggagas berdirinya Tugu Keris dan diberlakukannya Car Free Day dan Car Free Night, Fasha mengakui, ia mendengar ada isu tentang larangan pedagang berjualan Car Free Day dan Car Free Night.

Fasha dengan tegas mengatakan, ia tidak akan mungkin melarang pedagang berjualan. Apalagi dialah yang menggagas Car Free Day dan Car Free Night di kawasan Tugu Keris. Sejak itu diberlakukan, pedagang bebas berjualan.

"Kabar adanya larangan dari saya untuk mereka berjualan di kawasan Tugu Keris itu adalah hoax. Pedagang boleh berjualan, tapi harus menjaga kebersihan. Contohnya, pedagang harus menyediakan tempat sampah, membersihkan sampah, serta tidak meninggalkan barang atau peralatan berjualan," katanya.

Masyarakat Kota Jambi sendiri banyak yang senang dengan adanya kawasan Tugu Keris sebagai kawasan Car Free Day dan Car Free Night.

"Dulu mana ada kawasan Kotabaru ini ramai kayak sekarang. Bersyukur nian kawasan ini ditata, jadi bagus. Tiap malam Minggu atau Minggu pagi ramai masyarakat datang," kata Wati, warga Sipin yang ditemui usai mengikuti senam pagi di kawasan Tugu Keris.
(cre)

Tags
Sy Fasha
Penulis: Mareza
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help