Ditangkap Aparat Saat Demo Bakar Pos Polisi di Jogja, Ini Pengakuan Mahasiswa Bungo

Peristiwa penangkapan mahasiswa Bungo di Yogyakarta cukup membuat masyarakat Bungo bertanya-tanya.

Ditangkap Aparat Saat Demo Bakar Pos Polisi di Jogja, Ini Pengakuan Mahasiswa Bungo
KOMPAS.com / Wijaya Kusuma
Pos Polisi Lalulintas di pertigaan jalan Jogja - Solo tepatnya di depan UIN terbakar setelah dilempar molotov (KOMPAS.com / Wijaya Kusuma) 

Laporan wartawan Tribun Jambi, Jaka HB

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Peristiwa penangkapan mahasiswa Bungo di Yogyakarta cukup membuat masyarakat Bungo bertanya-tanya.

Tribunjambi.com kemudian langsung menghubungi mahasiswa tersebut, pada Minggu (13/5).

DM (21), mahasiswa Universitas Mercubuana Yogyakarta asal Bungo menceritakan bagaimana kronologi dirinya ditangkap.

Didi mengatakan ketika peristiwa pelemparan molotov dan corat-coret itu dia berada di bagian belakang demonstran.

"Saat pengursakan dan pencoretan itu posisi saya ada di belakang. Pas di dalam lingkaran. Tali rafia yang mengelilingi demonstran," katanya, pada Minggu (13/5).

Pelemparan molotov itu membuat warga marah dan mepempari demonstran dengan batu. "Kemudian para demonstran lari," katanya pria yang lahir 1997 itu.

Didi sempat mampir di tempat ngopi malamnya.

Sampai terdengar kabar dari kawannya yang ikut aksi bahwa semua yang merusak properti publik atau oun tidak akan dicari sama polisi.

"Kawan-kawan takut semua dan mau pergi dari Jogja untuk sementara. Mereka mengajak aku karena waktu aksi aku korlap-nya (koordinator lapangan), khusus dari Mercubuana," katanya.

Pada saat itu Didi mengaku panik. "Aku pikir apabila kawanku lari semua, aku pasti ditangkap dan ditahan sementara sembari kawan-kawan yamg lain ditangkap," katanya.

Didi berinisiatif menghubungi kawannya yang ada di Bogor, dan kawannya mengiyakan. Lalu dia menceritakan itu semua pada kawannya di Bogor. Meski pun begitu ketika di Bogor Didi tertangkap juga. "Ditangkapnya di Lembaga Intormasi Perburuhan Sedane," katanya.

Ternyata setelah ditangkap Didi hanya dijadikan saksi dan kini sudah dibebaskan

Penulis: Jaka Hendra Baittri
Editor: bandot
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help