Pangkas Inden Toyota Astra Motor Suplai 5.000 Unit Rush

Wakil Presiden Toyota Astra Motor (TAM) Henry Tanoto mengatakan, pada Maret lalu pihaknya

Pangkas Inden Toyota Astra Motor Suplai 5.000 Unit Rush
Istimewa
Model baru Toyota Rush 

TRIBUNJAMBI.COM— Wakil Presiden Toyota Astra Motor (TAM) Henry Tanoto mengatakan, pada Maret lalu pihaknya sudah meningkatkan pasokan distribusi unit Rush ke diler.

Hasilnya, menurut pengakuan Henry, inden konsumen sekarang tinggal tiga bulan dari sebelumnya sampai lima bulan.

Dari data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Rush terjual 5.027 unit pada Maret, meningkat dari Januari 3.416 unit dan Februari 3.575 unit.

“Jadi TAM mendorong agar konsumen yang masih menunggu Rush itu bisa mendapat unit lebih cepat. Respons masyarakat pada Rush baru ini cukup tinggi, nah kami bagaimana caranya mempercepat suplai. Makanya pada Maret kami bisa menyuplai sebanyak 5.000 unit. Tujuannya ya itu, buat memangkas inden,” ujar Henry di Jakarta, Kamis (3/5/2018).

Baca: Diam-diam Potret Istri yang Sedang Hamil, Hasilnya Mengejutkan, Kalian Seperti Nomor Berapa?

Baca: Beberapa Kebiasaan Mandi yang Ternyata Salah, Nomor 7 Gak Sadar Banget!

Baca: Duo Penulis Skenario Film Avengers Beberkan Soal Perjalanan Kepahlawan Thanos

Toyota All-New Rush.(toyota.astra.co.id)
Toyota All-New Rush.(toyota.astra.co.id) ()

Suplai unit yang meningkat terjadi setelah TAM meminta kepada produsen Rush, Astra Daihatsu Motor (ADM), untuk meningkatkan produksi.

“Rush sekarang sekitar tiga bulan. Kalau kami tidak ada usaha untuk memangkas, mungkin indennya bisa sampai empat bahkan lima bulan,” ucap Henry.

Kendati sempat meningkat pada Maret, Henry menjelaskan, suplai pada April menurun menjadi sekitar 3.000 unit.

Penurunan terjadi karena penyesuaian produksi. 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Toyota Berusaha Pangkas Inden Rush", https://otomotif.kompas.com/read/2018/05/04/080200815/toyota-berusaha-pangkas-inden-rush.

Penulis : Febri Ardani Saragih

Editor : Agung Kurniawan

Editor: rida
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help