78 Hektare Sawah Terendam Banjir di Sungai Penuh Padahal Hampir Panen, Petani Harus Rasakan Hal Ini

Hujan yang terjadi akhir-akhir ini di Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci tidak hanya berdampak pada infrastruktur saja.

78 Hektare Sawah Terendam Banjir di Sungai Penuh Padahal Hampir Panen, Petani Harus Rasakan Hal Ini
TRIBUNJAMBI/HENDRI DEDE PUTRA
Sawah warga di Sungaipenuh terendam air akibat banjir. Foto pada Kamis (26/4/2018) 

TRIBUNJAMBI.COM, SUNGAIPENUH - Hujan yang terjadi akhir-akhir ini di Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci tidak hanya berdampak pada infrastruktur saja.

Tetapi hujan juga membawa dampak kerugian kepada petani di Sungai Penuh.

Para petani turut merasakan dampak pada sawah mereka yang terendam.

Puluhan hektare sawah sudah ditanami padi nampak tergenang banjir.

Seperti diungkapkan Khairul, seorang petani di desa Ujung Pasir, Kecamatan Danau Kerinci.

Sawah yang baru ditanami padi seluas satu hektare kini masih terendam.

Bahkan, kata dia, masing-masing ada puluhan hektare sawah di dua Desa Ujung Pasir yang masih terendam.

"Petani tak bisa berbuat banyak, karena rata-rata sawah masih terendam. Sebagian sudah ditanami padi terpaksa gagal panen," ungkapnya Kamis (26/4).

Hal yang sama dikatakan petani di desa Koto Lebu, Kecamatan Kumun Debai, kota Sungai Penuh yang mengungkapkan tanaman padinya sudah mulai menguning, namun sebagian terendam oleh banjir.

Asrul petani setempat mengatakan, membagi setiap tahun terjadi hal ini.

Halaman
12
Penulis: hendri dede
Editor: bandot
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help