TribunJambi/

Layanan Tender Lelang Proyek Menumpang, ULP Merangin Tak Punya Server Sendiri

Unit Pelelangan Layanan (ULP) Kabupaten Merangin ternyata tidak memiliki server sendiri.

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Herupitra

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO – Unit Pelelangan Layanan (ULP) Kabupaten Merangin ternyata tidak memiliki server sendiri.

Untuk tender proyek melalui Lembanga Pengadaan Secara Eletronik (LPSE), selama ini hanya numpang server pihak lain.

Hal itu diakui oleh Kepala ULP Kabupten Merangin, Madipia saat dikonfirmasi awak media, Senin (16/4) kemarin.

Madiapia mengakui, ada beberapa kendala yang mereka hadapi selama ini. Yakni keterbatasan alat dan server yang mereka miliki. Hal itu pula yang mengakibatkan seringnya muncul persoalan pada saat tender proyek dilakukan.

“Kita numpang server provinsi. Kalau provinsi macet kita juga ikut macet. Coba kalau kita punya server sendiri kita bisa bekerja maksimal itu yang perlu dipahami,” kata Masdipia.

Ia menyebut, ULP Merangin seperti dianakterikan. Sebab kurang dorongan dan perhatian dari Pemkab, terutama untuk memaksimalkan alat dan perlengkapan LPSE.

“Kondisi terahir LPSE bergabung dengan Kominfo, karena keterbatasan alat dan server,” sebutnya.

Selain tak memilik server sendiri, Ia juga mengaku, bahwa anggaran yang dianggarkan untuk ULP juga minim. Namun meski begitu mereka tetap berkerja dengan maksimal sehingga masalah saat lelang proyek sudah bisa mereka atasi.

“Saat ini persoalan lelang proyek sudah teratasi dan tidak masalah lagi,” ujarnya.

Namun ia berharap, ke depan Pemkab bisa memproritaskan ULP. Hal ini agar terhindarnya masalah yang muncul ketika melakukan lelang proyek.(*)

Penulis: heru
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help