TribunJambi/

Penjahat Ini Pede Pamerkan Hasil Curiannya di Media Sosial, Nasibnya Kini Naas Banget

Namun, di era sekarang ini media sosia adalah godaan terbesar sebagai sarana menunjukkan eksistensi diri.

Penjahat Ini Pede Pamerkan Hasil Curiannya di Media Sosial, Nasibnya Kini Naas Banget
Kolase Intisari
Para pelaku kejahatan berfoto dengan hasil curiannya. 

TRIBUNJAMBI.COM – Kita mungkin berpikir aturan pertama kejahatan adalah, "Jangan menyombongkan barang curian."

Namun, di era sekarang ini media sosia adalah godaan terbesar sebagai sarana menunjukkan eksistensi diri.

Tidak terkecuali para pelaku kejahatan seperti penipuan atau pencurian, mereka juga tergiur memposting hasil kejahatannya.

Dampaknya adalah, foto-foto yang telah tersebar secara online justru mengungkap perbuatan kriminal mereka dengan cepat. Seperti kasus orang-orang berikut:

Baca: Mengapa Wanita Cenderung Bosan dengan Hubungan Intim? Simak 4 Alasan Ini dan Solusinya

1. Emily Lock

Lock dipenjara setelah kehidupan glamor dari hasil kejahatan pacarnya terungkap.
Lock dipenjara setelah kehidupan glamor dari hasil kejahatan pacarnya terungkap. (Wales Online WS)

Seorang gadis bernama Emily Lock mendekam dipenjara setelah menjalani kehidupan yang mewah dari hasil penjualan narkoba pacarnya.

Lock yang berusia 22 tahun berpenghasilan kurang dari £ 10.000 (Rp196 juta) per tahun sebelum memposting foto kehidupan glamornya.

Lock memposting foto mulai dari liburan mewah di Dubai, dan koleksi tas tangan Vivienne Westwood juga sepatu Christian Louboutin.

Pihak berwenang daerah Merthyr Tydfil mendengar Lock dapat mengumpulkan barang-barang branded berkat pacarnya, Mark Price.

Halaman
123
Editor: suci
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help