Kades Tanjung Katung Dilaporkan Panwaslu Muarojambi ke Bupati

Kepala Desa Tanjung Katung, Kecamatan Maro Sebo Kabupaten Muarojambi dilaporkan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Muarojambi

Kades Tanjung Katung Dilaporkan Panwaslu Muarojambi ke Bupati
TRIBUN JAMBI/SAMSUL BAHRI
Spanduk AM, kades yang akan mengikuti pemilu legislatif. 

Laporan Wartawan Tribunjambi.com, Samsul Bahri

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Kepala Desa Tanjung Katung, Kecamatan Maro Sebo Kabupaten Muarojambi dilaporkan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Muarojambi ke Bupati Muarojambi. Pelaporan ini terkait adanya temuan bahwa Kades aktif tersebut terlibat politik.

Hal ini disampaikan Pimpinan Panwaslu Kab. Muarojambi, Yasril. Oknum kades diketahui berinisial "AM" tersebut telah melanggar UU Pemilu.

Baca: Siswa Korban Pelecehan Seksual Guru di Tebo Trauma. Hingga Sekarang Tak Mau Sekolah

"Berdasarkan hasil kajian dan pleno panwaslu, "AM" dinyatakan telah melanggar Undang-Undang Nomor 6 tahun 2014 Tentang Desa pasal 29 huruf D," ujarnya, Senin (16/4) melalui telepon.

Pada pasal tersebut, dijelaskan bahwa Kepala Desa dilarang untuk ikut serta dan/atau terlibat dalam kampanye pemilihan umum dan/atau pemilihan kepala daerah.

"Selain itu, "AM" juga bisa dikenakan Undang-Undang Pemilu namun masih terkendala karena belum terbentuknya GAKKUMDU," jelasnya.

Ia mengatakan bahwa hal ini bermula dari adanya temuan lapangan. Kepala desa aktif yang disebut-sebut juga akan mencalonkan diri pada pemilihan legislatif 2019 mendatang telah melakukan kampanye dengan memasang spanduk pencalonan dirinya.

"Kalau mau mencalonkan diri, harus mengundurkan diri dulu," pungkasnya.

Baca: Ini Kata Cak Imin Soal Partai Allah dan Partai Setan

Baca: Rekrutmen CPNS Merangin - Tes Dilakukan di Bungo, Tahapan Diprediksi Mulai Mei Mendatang

Penulis: syamsul
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help