TribunJambi/

Jalan Batang Hari Kelurahan Tanjung Solok Kecamatan Kuala Jambi Butuh Perhatian

Penetapan Kelurahan Tanjung Solok, Kecamatan Kuala Jambi, menjadi satu di antara desa

Jalan Batang Hari Kelurahan Tanjung Solok Kecamatan Kuala Jambi Butuh Perhatian
tribunjambi/zulkifli
Jalan akses dari Kelurahan Tanjung Solok maupun dari kelurahan Kampung laut. Pantauan Tribunjambi.com pada Senin (16/4) di lapangan tampak, jalan tersebut sangat memprihatinkan. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi Zulkifli

TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK - Penetapan Kelurahan Tanjung Solok, Kecamatan Kuala Jambi, menjadi satu di antara desa atau kelurahan wisata di Kabupaten Tanjung Jabung Timur agaknya perlu perhatian dan dukungan pemerintah kabupaten.

Pasalnya, untuk terwujudnya desa wisata perlu harus ditunjang sarana dan prasana yang baik untuk mengundang wisatawan datang.

Kelurahan Tanjung Solok, memang memiliki potensi menjadi destinasi wisata di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, sebab lokasi pemukiman warga setempat berada di atas tepian muara sungai Batang Hari yang berhadapan langsung dengan lautan lepas.

Pemandangan deburan ombak dan angin sepoi-sepoi khas pantai dapat dinikmati pengunjung yang datang ke sana.

Namun keindahan itu semua seakan sirna, tatkala kita mengamati sarana dan prasarana yang ada.

Misalnya, jalan jeramba beton berada di atas pinggiran sungai tepat di depan rumah-rumah deret warga, yang digunakan sebagai akses warga baik dari Kelurahan Tanjung Solok maupun dari kelurahan Kampung laut.

Pantauan Tribunjambi.com pada Senin (16/4) di lapangan tampak, jalan tersebut sangat memprihatinkan.

Jalan akses dari Kelurahan Tanjung Solok maupun dari kelurahan Kampung laut. Pantauan Tribunjambi.com pada Senin (16/4) di lapangan tampak, jalan tersebut sangat memprihatinkan.
Jalan akses dari Kelurahan Tanjung Solok maupun dari kelurahan Kampung laut. Pantauan Tribunjambi.com pada Senin (16/4) di lapangan tampak, jalan tersebut sangat memprihatinkan. (tribunjambi/zulkifli)

Di sejumlah titik tampak mengalami kerusakan, kerikil-kerikil jalan mulai bermunculan, Pagar Jalan yang terbuat dari pipa besi pun tampak mulai keropos dan putus dimakan usia tidak pernah diperbaiki.

Zudi (63) satu di antara warga setempat mengungkapkan, sejak dibangun sekitar tahun 2005 lalu, jalan tersebut belum pernah diperbaiki sama sekali.

Halaman
12
Penulis: Zulkifli
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help