Duh, Ada Rp 9 Miliar Sisa Anggaran Pada 2017, Ada Juga Jalan Cor Baru 4 Bulan Rusak

... hingga adanya pengerjaan jalan yang di cor namun sudah rusak hanya dalam waktu 2-4 bulan.

Duh, Ada Rp 9 Miliar Sisa Anggaran Pada 2017, Ada Juga Jalan Cor Baru 4 Bulan Rusak
Tribun Jambi/Rohmayana
Kepala Dinas PUPR Kota Jambi, Parti Suandri. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Rohmayana

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI- Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) Dinas Pekerjaan Umum Kota Jambi pada 2017 mencapai Rp 9 miliar. Anggaran yang seharusnya digunakan untuk pembangunan, akhirnya dikembalikan lagi ke kas negara.

Anggaran sisa itu tidak bisa dipakai pada 2018.

Kepala Dinas PUPR Kota Jambi, Parti Suandri, mengtakan Silpa itu terjadi bukan karena proyek yang tidak dikerjakan. Namun, karena ada beberapa faktor penyebab.

"Silpa Rp 9 miliar tersebut bukan karena tidak dikerjakan tapi ada yang merupakan sisa tender. Juga karena ada pagu anggaran yang tidak sesuai dengan perencanaan. Ada juga pembelian mesin genset PDAM yang tidak jadi dilaksanakan," katanya kepada tribunjambi.com, Senin (16/4).

Menurutnya, proyek dari Silpa tersebut tidak dilanjutkan pada 2018, sehingga anggarannya dikembalikan ke negara.

Baca: Intip Foto Lama Jokowi dan Prabowo Naik Kuda Berdua, Peristiwa di Hambalang

Baca: Suseno Sebut Hanya Jalankan Perintah Erwan Malik, Sebut Juga Nama Zumi Zola

Baca: 5 Direktur Perusahaan di Jambi Diperiksa KPK, Kasus Dugaan Gratifikasi Tersangka Zumi Zola

Parti mengatakan pihaknya juga terus melakukan evaluasi terhadap pengerjaan proyek di 2017. Sehingga menjadi catatan agar tidak dilakukan lagi pada 2018.

Dia memberi contoh pada proyek sebelumnya, adanya drainase yang tidak berfungsi dengan baik. Air di drainase yang sudah dibangun tidak mengalir dengan sempurna, hingga adanya pengerjaan jalan yang di cor namun sudah rusak hanya dalam waktu 2-4 bulan.

"Inilah yang menjadi catatan kami dan bahan evaluasi. Ke depan kita tekankan kepada pengawas dan kontraktor agar pengerjaan proyek benar benar dilakukan dengan baik. Sehingga catatan catatan tadi tidak lagi terjadi. Hingga saat ini kita belum ada melakukan blacklist terhadap kontraktor. hanya memberikan peringatan saja," ujarnya.

Parti mengatakan atas evaluasi beberapa proyek pengerjaan di Dinas PUPR Kota Jambi, beberapa proyek yang terjadi kerusakan akan diperbaiki langsung oleh kontraktor bersangkutan.

"Itu kan ada masa pemeliharaan sampai enam bulan. Jadi kontraktor harus memperbaikinya jika terjadi kerusakan di proyek 2017 lalu," ujarnya.

Baca: Gambar Garis Tangan Orang Yang Bakal Kaya Raya di Masa Depan, Nomor 6 Bentuknya Unik

Penulis: Rohmayana
Editor: duanto
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help