TribunJambi/

87 Jabatan di Sarolangun Dirombak, Cek Endra Pesan Jangan Bupati yang Selalu Turun

Perombakan 87 pejabat setingkat eselon II, III dan IV pada roda pemerintahan di Sarolangun

87 Jabatan di Sarolangun Dirombak, Cek Endra Pesan Jangan Bupati yang Selalu Turun
TRIBUN JAMBI/TEGUH SUPRAYITNO
Cek Endra 

Laporan wartawan Tribun Jambi Teguh Suprayitno

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Perombakan 87 pejabat setingkat eselon II, III dan IV pada roda pemerintahan di Sarolangun diharapkan mampu membantu kerja Bupati dan wakilnya. Dua pejabat eselon III A juga dilantik jadi camat.

Keduanya yakni Camat Pelawan, Hudri, yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Camat Pelawan dan Camat Cermin Nan Gedang, Zauhari yang sebelumnya juga menjabat sebagai Sekretaris Camat.

Bupati minta kedua camat yang dilantik serta 8 orang camat lainnya, bisa mengatasi permasalahan di wilayahnya tanpa harus menunggu Bupati turun tangan langsung.

Seperti persoalan warga yang sakit dan tidak punya biaya untuk berobat ke Rumah Sakit.

"Camat merupakan wakil Bupati di Kecamatan masing masing mereka berhak melakukan reformasi dan pembaharuan di kecamatan, terutama dalam perhatian masyarakat miskin. saya sampaikan bahwa tidak semua beban itu bupati yang ngurus, itu beban camat. kalau ada orang yang tidak terurus, sakit bertahun tahun, tidak perlu bupati yang harus ngantar ke rumah sakit, tidak perlu bupati, " tegas Cek Endra, beberapa hari lalu.

Seperti diberitakan sebelumnya, ada dua warga miskin yang sakit namun tak punya biaya untuk berobat. Seperti Isron, Warga simpang Bukit, Kecamatan Pelawan yang sakit dan harus dirujuk ke RSUD Padang. Bruto, warga Kecamatan Batang Asai, juga menderita penyakit aneh, kulitnya bersisik dan hanya diobati dengan minyak sayur campur penisilin karena tak punya biaya untuk berobat, dan satu orang warga Singkut.

"Sekarang kan masih terjadi, saya terus terang berterima kasih kepada rekan-rekan wartawan, yang telah sering memuatkan orang orang miskin di facebook, pasti sayalah orang pertama yang care tentang itu. dan saya langsung ambil tindakan, dalam dua minggu ini sudah tiga orang, saya kepengen bukan saya lagi ke depan, bisa pak Wabup, Sekda, asisten, staf ahli dan bisa kepala dinas," tambahnya.

Bupati Sarolangun ini mengemukakan dirinya selaku pucuk pimpinan Pemkab Sarolangun, hanya mengeluarkan kebijakan semata bagaimana semestinya dilakukan, bukan sebaliknya harus turun tangan langsung.

"Hal-hal yang teknis bukan bupati lagi, bupati hanya kebijakan, mudah-mudahan ini jadi semangat ke depan," tukasnya.

Menurut Cek Endra, para Camat harus tanggap dengan kondisi masyarakatnya yang mengeluhkan biaya berobat karena miskin.

"Dilantiknya dua orang camat ini, ke depan pelayanan di tingkat kecamatan ini harus lebih baik dan ditingkatkan, terutama bagaimana program pemerintah kabupaten ini harus diterjemahkan dengan baik, jangan program salat berjamaah tidak didukung. makanya saya minta untuk semangat lagi ke depan mendukung program yang sudah kita tetapkan di kabupaten ini," kata Cek Endra.(*)

Tags
Cek Endra
Penulis: Teguh Suprayitno
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help