TribunJambi/
Home »

Techno

» News

Sayembara Diadakan Facebook dengan Hadiah Rp 500 Juta Untuk Memburu Pembocor Data

CEO Mark Zuckerberg bolak-balik dipanggil kongres AS. Masalah privasi pun belum selesai, karena masih ada pihak-pihak ketiga lain yang menyadap

Sayembara Diadakan Facebook dengan Hadiah Rp 500 Juta Untuk Memburu Pembocor Data
Pendiri sekaligus CEO Facebook Mark Zuckerberg (kanan) dijadwalkan memberi kesaksian di kongres Amerika Serikat terkait skandal kebocoran data pengguna Facebook, hari Rabu (11/4/2018).(THE NEW YORK TIMES/ PETE MAROVICH) 

TRIBUNJAMBI.COM - Kasus kebocoran data pengguna ke Cambridge Analytica membuat Facebook pusing tujuh keliling.

CEO Mark Zuckerberg bolak-balik dipanggil kongres AS. Masalah privasi pun belum selesai, karena masih ada pihak-pihak ketiga lain yang menyadap data, seperti CubeYou.

Sebab itulah, daripada kepayahan hanya berusaha sendiri, Facebook berinisiatif membuat sayembara, mengundang publik memburu para pembocor data pengguna.

Baca: Putra Bungsu Jokowi, Kaesang Pangarep Unggah Foto Bareng Pacar, Sebut Sering Diginiin. . .

Baca: Berkah Batik Jambi dan Oleholehjambi.com Isi Stan Sambut Kedubes Uni Eropa

Baca: Unggah Foto yang Terlalu Seksi, Nia Ramadhani Panen Kecaman dari Netizen!

Program sayembara ini bertajuk "Data Abuse Bounty" dan diumumkan pekan ini. Mekanismenya mirip dengan program "Bug Bounty" yang sudah berjalan.

Bedanya, yang dijadikan obyek perburuan bukan celah keamanan (bug program), melainkan pihak-pihak yang dengan sengaja menyalahgunakan data pengguna Facebook.

Hadiah menggiurkan berupa uang pun disiapkan buat mereka yang berhasil memergoki pembocor data. Jumlahnya antara 500 dollar AS (Rp 6,9 juta) hingga mencapai 40.000 dollar AS (Rp 548 juta), tergantung tingkat keparahan kebocoran data yang ditemukan.

"(Program ini) Akan membantu kami menemukan penyalaghunaan data yang tidak terkait dengan celah keamanan, sekaligus memperlihatkan apabila ada kasus seperti Cambridge Analytica, sehingga kami bisa ketahui dan ambil tindakan," ujar Chief Security Officer Facebook, Alex Stamos, sebagaimana dirangkum dari CNBC, Jumat (13/4/2018).

Halaman
12
Editor: ekoprasetyo
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help