Bongkar-bongkaran Rahasia Kebakaran di Jambi, Ternyata Alat Pemadam Cuma Pajangan

"Sebenarnya ukuran 3 kg cukup untuk memadamkan api satu kamar. Tapi untuk persiapan butuh tabung 5 kilogram"

Bongkar-bongkaran Rahasia Kebakaran di Jambi, Ternyata Alat Pemadam Cuma Pajangan
net/tribun jambi
Ilustrasi. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Alat pemadam api ringan (APAR) wajib dimiliki hotel dan gedung-gedung bertingkat, termasuk rumah toko (ruko). Alat yang biasa disebut racun api ini pun harus berada di tempat yang mudah dijangkau.

Faktanya, di Jambi sangat banyak pemilik bangunan yang tidak memiliki alat yang biasa disebut racun api ini.

Pantauan tribunjambi.com, di sejumlah hotel kelas melati, keberadaan racun api tidak langsung terlihat saat memasuki lobi. Seorang pengelola hotel yang berada di Jalan Pattimura, Kota Jambi, mengaku pihaknya memiliki APAR.

Dia mengatakan ada di setiap lantai. Hanya saja dia mengakui memang tidak langsung terlihat saat masuk ke lobi hotel. “Paling penting bisa mudah diambil. Semuanya berfungsi,” ucapnya. Tapi ditanya berapa jumlahnya, dia mengatakan sudah lupa.

Sementara pemilik ruko mengaku rata-rata tidak memiliki APAR. Padahal di ruko wajib tersedia APAR yang dalam kondisi siap digunakan, demikian juga gedung bertingkat lainnya, termasuk di gedung-gedung pemerintah. Tujuannya sebenarnya adalah untuk antisipasi terjadi kebakaran, agar yang menghuni bangunan bertingkat itu selamat dari api.

“Kami tidak punya. Ini kami sewa dan pemilik ruko ini juga tidak menyediakan sebelumnya,” ucap Yuliana, warga yang tinggal di ruko di kawasan Mayang Mangurai, Kota Jambi, Jumat (13/4).

Dia bilang tetangganya yang lain juga sama. “Kalau dicek satu persatu, paling satu atau dua orang yang punya,” tambahnya.

Pantauan tribunjambi.com, di sana ruko rata-rata berupa bangunan tiga lantai, dan telah menjadi pusat bisnis.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD dan Damkar) Kota Jambi, Ridwan, menyebut APAR merupakan benda yang wajib ada di bengunan bertingkat. “APAR itu wajib, baik di ruko, hotel, dan bangunan bertingkat,” ungkapnya.

Dia menyebut kewajiban menyediakan APAR sudah ada dalam persyaratan saat mengurus izin usaha ke Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Kenyataannya, kata dia, banyak yang tidak memiliki saat dicek ulang, atau tidak berfungsi lagi dengan baik.

Halaman
1234
Penulis: tribunjambi
Editor: duanto
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved