Anggaran Panwaslu Kerinci Belum Cair, Bawaslu Provinsi Anggap Pemkab Tak Kooperatif
Dia mengatakan jika tidak ada kejelasan dari pemerintah soal dana pengawasan, maka bisa saja nanti pemerintah dianggap menghalangi tahapan pemilu.
Penulis: andika | Editor: Duanto AS
Laporan wartawan Tribun Jambi, Andika Arnoldy
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI Anggaran Panwaslu Kabupaten Kerinci hingga saat ini belum jelas. Pasalnya hingga saat ini dana pengawasan pilkada belum juga cair dari Pemerintah Kabupaten Kerinci.
Ketua Bawaslu Provinsi Jambi, Asnawi, mengatakan pihaknya menyesalkan sikap pemerintah kabupaten Kerinci yang terkesan tidak kooperatif terhadap panwaslu kerinci. Sementara tahapan pemilihan calon kepala daerah kabupaten Kerinci terus berlangsung.
"Dana pengawasan tahun ini belum cair, padahal pengaduan dan laporan dari masyarakat cukup banyak bagaimana bisa menindaklanjuti kalau anggaran tak ada," ujar Asnawi.
Dia mengatakan jika tidak ada kejelasan dari pemerintah soal dana pengawasan, maka bisa saja nanti pemerintah dianggap menghalangi tahapan pemilu.
"Kita minta niat baik pemerintah setempat, kalau tidak cair itu pemerintah tidak kooperatif terhadap pelaksanaan pemilu yang diamanatkan undang-undang," ujarnya.
Dia mengatakan seharusnya dana kampanye bisa dicairkan bulan April ini. Namun hingga ini belum ada tanda-tanda dari pemerintah ingin mencairkan dana.
"Semua petugas panwaslu dari kabupaten hingga desa harus diberi honor, sementara saat ini dana pengawasan tak ada," ujarnya.
Asnawi menjelaskan dana pengawasan memang dicairkan secara bertahap, namun tahun ini belum juga cair sekitar Rp 3 miliar.
"Kita berharap segera dicairkan karena untuk melaksanakan pemilu yang berintegritas," ujarnya.