Razia Pekat

Bukan Suami Istri, Petugas Temukan Wanita di Kamar Warung Kelambu di Nalo Tantan Merangin

Tim Satgas Polres Merangin mengelar razia penyakit masyarakat (Pekat), Kamis (12/4) malam. Kali giat Satgas Ops Pekat I Siginjai 2018

Bukan Suami Istri, Petugas Temukan Wanita di Kamar Warung Kelambu di Nalo Tantan Merangin
TRIBUN JAMBI/HERUPITRA

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Herupitra

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO – Tim Satgas Polres Merangin mengelar razia penyakit masyarakat (Pekat), Kamis (12/4) malam. Kali giat Satgas Ops Pekat I Siginjai 2018 Merangin merazia warung remang-remang (Warem).

Aparat mulai bergerak sekitar pukul 22.00 Wib, sasaran kali ini adalah warem yang terdapat di Desa Mentawak, Kecamatan Nalo Tantan. Sebab berdasarkan informasi di warem tersebut sering dijadikan tempat maksiat.

Setelah melaksanakan apel giat, tim Satgas Polres Merangin langsung menuju lokasi. Sesampai di warem yang memang telah menjadi target, petugas langsung melakukan penggeledahan.

Baca: KPU RI Tetapkan Tidak Ada Perubahan Dapil di Kabupaten Muarojambi, Begini Rincian Jumlah Kursi

Dalam penggeledahan tesebut, petugas menemukan seorang wanita berada di dalam kamar warem. Sementara hubungan wanita tersebut dengan pemilik warem bukan suami istri.

Selain menemukan seorang wanita di warem tersebut, petugas juga menemukan beberapa botol minuman keras jenis Bir Bintang. Selanjutnya pemilik warem dan wanita yang ada di warem tersebut dibawa ke Mapolres untuk dimintai keterangan.

Kapolres Merangin, AKBP I Kade Utama melalui Paur Humas, Ipda Sitorus membenarkan adanya razia tersebut. Dia mengatakan, dalam razia tersebut ditemukan seorang wanita dan beberapa botol bir bintang yang ada di warem tersebut.

“Pemilik dan seorang wanita yang ada di warung dan sejumlah botol minuman kita bawa ke Polres untuk kepentingan pemeriksaan,” kata Paur Humas, Jumat (13/4).

Baca: Nongkrong dengan Satu Jeriken Tuak, 3 Pemuda di Kelurahan Payolebar Terjaring Razia

Baca: Disdik Kerinci Usulkan Sejumlah Tunjangan untuk Guru Honorer dan PNS, Ada 5 Item!

Puar mengatakan, dari keterangan wanita tersebut, Ia merupakan karyawan warem milik  Pendi (39). Dan setelah diperiksa wanita dan pemilik warung dipersilakan pulang kembali.

“Kita minta keterangan dan meminta agar mereka jangan melakukan hal yang meresahkan masyarakat sekitar,” pungkasnya.

Penulis: heru
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help