TribunJambi/

Warga Jambi Tukarkan Uang Lusuh Rp 9 Miliar ke Bank Indonesia, Ini Aturannya

Kita berupaya menarik uang lusuh dari masyarakat secara continue. Kita ingin uang yang beredar dimasyarakat memang uang yang layak edar,”

Warga Jambi Tukarkan Uang Lusuh Rp 9 Miliar ke Bank Indonesia, Ini Aturannya
Tribun Jambi/Fitri Amalia
Uang lusuh. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi , Fitri Amalia

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Hingga akhir Maret 2018, penukaran uang lusuh melalui Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi mencapai Rp 9,035 miliar.

Jumlah itu dengan rincian, periode Januari 2018 sebanyak Rp 4,285 miliar, Februari sebanyak Rp 2,500 miliar, Maret Rp 2,249 miliar.

Uang lusuh merupakan kondisi uang yang tidak baik untuk diedarkan dan dapat ditarik dari peredaran ( mutilated currency). Uang yang ukuran fisiknya tidak berubah dari ukuran aslinya, tetapi kondisi uang telah berubah yang disebabkan penggunaan terus-menerus dan tidak layak lagi digunakan.

Bank Indonesia Kantor Perwakilan Provinsi Jambi terus melakukan upaya untuk menarik uang lusuh dan Uang Tidak Layak Edar (UTLE) di kalangan masyarakat. Masyarakat dapat menukar uang lusuhnya melalui penukaran di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi maupun melalui kas keliling.

Untuk penukaran uang lusuh melalui Kas keliling sebesar Rp 2,700 miliar. Dengan rincian bulan Februari sebanyak Rp 1,620 miliar, dan Maret sebanyak Rp 1,080 miliar.

“Kita berupaya menarik uang lusuh dari masyarakat secara continue. Kita ingin uang yang beredar dimasyarakat memang uang yang layak edar,” ujar Asisten Direktur sekaligus Kepala Tim Sistem Pembayaran, Pengelolaan Uang Rupiah, Layanan dan Administrasi Kantor Perwakilan Provinsi Jambi, Poltak Sitanggang, Rabu (11/4).

Baca: Ada Rp 700 Juta Untuk Normalisasi Sungai dan Drainase

Baca: Heboh Pernyataan Rocky Gerung Sebut Kitab Suci Itu Fiksi, Denny Siregar Bikin Tulisan Menohok

"Uang yang masuk ke perbankan juga akan dipilah, mana yang masih layak edar mana yang UTLE dan perbankan akan menyetorkan UTLE tersebut kepada Bank Indonesia, jangan sampai nantinya uang tidak layak edar berputar dimasyarakat,” jelasnya.

Ia menambahkan uang tidak layak edar meliputi uang lusuh, uang cacat, uang rusak, dan uang yang telah dicabut dan ditarik dari peredaran.

Untuk uang lusuh atau uang cacat, Bank Indonesia memberikan penggantian sebesar nilai nominal yang sama kepada masyarakat sepanjang dapat dikenali keasliannya.

Muara dari semua uang berakhir di Bank Indonesia. Pihaknya akan memilih, mana uang yang layak beredar dimasyarakat dan uang yang tidak layak edar. Masyarakat dapat menukarkan uang tidak layak edar dengan Uang Rupiah yang layak edar di kantor Bank Indonesia setempat atau pada waktu kegiatan kas keliling Bank Indonesia, dan di kantor pihak lain yang disetujui oleh Bank Indonesia atau pada waktu kegiatan kas keliling pihak lain yang disetujui oleh Bank Indonesia.

Baca: VIDEO Mengerikan, Kondisi Lantai 4 Novita Hotel Sehari Pascakebaran, Semua Warna Abu-abu

Penulis: fitri
Editor: duanto
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help