Ternyata Harganya Rp 27 Miliar, Dewan Pernah Usul Pengadaan Mobil Crane Damkar

"...yang tingginya sekitar 30 meter hampir mencapai Rp 15 miliar, apalagi yang mencapai 50 hingga 100 meter bisa seharga Rp 27 miliar"

Ternyata Harganya Rp 27 Miliar, Dewan Pernah Usul Pengadaan Mobil Crane Damkar
Tribun Jambi/Rohmayana
Kebakaran di Novita Hotel, Senin (9/4). 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Rohmayana

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Sebelum ada kejadian kebakaran di Hotel Novita pada Senin (9/4), Komisi III DPRD Kota Jambi sudah kerap menyarankan Pemkot Jambi untuk membeli mobil crane yang dapat digunakan memadamkan api pada gedung tinggi.

Ketua Komisi III DPRD Kota Jambi, Junaedi Singarimbun, mengatakan sudah tiga kali mengingatkan Damkar Kota Jambi untuk mengadakan mobil crane, mengingat semakin banyaknya gedung tinggi. Namun, saat ini pemkot memang sedang terkendala anggaran.

"Untuk mobil crane yang tingginya sekitar 30 meter hampir mencapai Rp 15 miliar, apalagi yang mencapai 50 hingga 100 meter bisa seharga Rp 27 miliar, seperti mobil crane yang ada di DKI Jakarta," ujarnya kepada tribunjambi.com, Rabu (11/4).

Menurutnya, Pemkot Jambi harus berkaca pada kejadian di Hotel Novita Senin (9/4). Bahwa jika tidak memiliki crane maka petugas damkar akan kesulitan dan membutuhkan waktu yang lama untuk memadamkan api.

Baca: Cewek Cantik Menyetir Mobil Mewah, Tabrak Driver Ojek Online, Korban Kehilangan Kaki

Baca: Jualan Foto Vulgar, Gadis Tegal Keruk Duit Rp 80 Juta, Begini Cara Dia Beraksi

"Kita tidak bisa lagi hanya mengandalkan beberapa mobil pemadam kebakaran lagi. Sementara gedung tinggi yang ada di Jambi semakin banyak. Kalau memang pemkot tidak mampu menganggarkan untuk pembelian crane maka pembangunan gedung tinggi di kota Jambi juga harus dihentikan," katanya.

Junaedi menyebutkan bahwa pemerintah kota Jambi tidak harus mengandalkan dana APBD untuk menganggarkan mobil crane. Karena ini bisa dibeli menggunakan dana CSR hotel dan Mall yang ada di Jambi.

"Berapa kekurangannya baru ditutupi dengan dana APBD. Saya rasa ini sudah harus dipikirkan dan harus dianggarkan. Karena ini kebutuhan yang penting dan mendesak," ujarnya.

Selain itu pihaknya juga akan memanggil Damkar kota Jambi. Itu agar ke depan lebih memperhatikan pengendalian bencana kebakaran.

"Misalnya lakukan pengecekan berkala terhadap hidran dan Apar yang ada di hotel, serta pemeriksaan berkala alarm saat dalam keadaan berbahaya. Semua harus berfungsi dengan baik sehingga pemkot pengendalian bencana bisa dilakukan sebelum api membesar. Kita tidak mau lagi kejadian di Novita terulang lagi, karena beberapa safety yang tidak memadai," ujarnya.

Baca: Asisten Rumah Tangga Cantik Minta Tolong Netizen, Disekap Majikan di Arab Saudi

Baca: Lagi, Zumi Zola Akan Dihadirkan di Pengadilan Tipikor Jambi

Penulis: Rohmayana
Editor: duanto
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved