Junaedi: Ada 9 Titik Rawan Banjir dan Puluhan Titik Rawan Luapan Drainase di Kota Jambi

"Semuanya ada di daerah di jalan provinsi. Ini juga sudah kami sampaikan kepada dinas PUPR provinsi melalui DPRD Provinsi Jambi ..."

Junaedi: Ada 9 Titik Rawan Banjir dan Puluhan Titik Rawan Luapan Drainase di Kota Jambi
Tribun Jambi/Rohmayana
Warga memancing di sebuah drainase di Kota Jambi. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Rohmayana

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Beberapa titik di Kota Jambi masih kerap tergenang air saat hujan deras. Bahkan, air luapan drainase kadang menggenangi jalan.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi III DPRD Kota Jambi, Junaedi Singarimbun, mengatakan genangan air di beberapa jalan masih meresahkan warga. Itu menjadi tugas Dinas PUPR Kota Jambi untuk berkoordinasi dengan Dinas PUPR Provinsi Jambi dan BWSS VI Jambi.

"Karena untuk urusan banjir dan genangan air yang ada di jalan harus diselesaikan dan di atasi secara menyeluruh. Ini juga bukan hanya menjadi tugas dinas PU PR kota, melainkan semua pihak. Termasuk masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan," katanya kepada tribunjambi.com, Rabu (11/4).

Baca: Lagi, Zumi Zola Akan Dihadirkan di Pengadilan Tipikor Jambi

Baca: Sriwijaya Luncurkan Kartu SJ Travel Pass, Deretan Fasilitas Istimewa Bila Pakai Ini

Menurutnya, saat ini ada sembilan titik rawan banjir yang merupakan kewenangan provinsi. "Semuanya ada di daerah di jalan provinsi. Ini juga sudah kami sampaikan kepada dinas PUPR provinsi melalui DPRD Provinsi Jambi dan BWSS sesuai dengan kewenangannya masing-masing," katanya.

Bahkan, drainase yang sudah pernah diperbaiki Dinas PUPR Kota Jambi pada 2017, saat ini masih terdapat genangan air. Junaidi menyebutkan bahwa saat ini masih ada belasan jalan yang drainasenya tidak mampu menampung luapan air hujan.

Menanggapi hal tersebut, dia meminta agar dinas terkait dapat mencari solusi mengapa masih terjadi genangan air padahal ini sudah diperbaiki. Ia mencontohkan seperti yang terjadi di Mayang, Sunan Giri dan lainnya.

"Kita minta dari sekarang sudah dipantau sehingga saat musim kemarau bisa dicari solusi untuk perbaikan drainase tersebut, sehingga saat hujan air tidak lagi menggenangi jalanan," katanya.

Selain itu pihaknya juga meminta apakah ini kesalahan prosedur pembuatan drainase atau bukan. Sehingga pengawasan pekerjaan harus lebih intens. Misalnya melihat tumpahan air yang turun saat hujan, debit curah hujan, serta curah hujan yang turun baik secara vertikal maupun horizontal .

"Semua kajian ini harus dilakukan secara matang oleh dinas PU PR Kota Jambi. Terserah dinas PUPR Kota Jambi proyeknya masih dalam masa perawatan atau membuat menganggarkan kembali. Yang penting genangan air bisa diatasi," ujarnya.

Baca: Cewek Cantik Menyetir Mobil Mewah, Tabrak Driver Ojek Online, Korban Kehilangan Kaki

Baca: Jualan Foto Vulgar, Gadis Tegal Keruk Duit Rp 80 Juta, Begini Cara Dia Beraksi

Baca: Asisten Rumah Tangga Cantik Minta Tolong Netizen, Disekap Majikan di Arab Saudi

Penulis: Rohmayana
Editor: duanto
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help