Gandeng 5 Desa, Sinar Mas Agribusiness and Food Bikin Program DMPA, Ini Daerahnya

Itu sebagai bagian upaya perusahaan untuk melakukan pencegahan kebakaran hutan, kebun dan lahan (karhutbunla).

Gandeng 5 Desa, Sinar Mas Agribusiness and Food Bikin Program DMPA, Ini Daerahnya
IST
Sinar Mas Agribusiness and Food melalui unit usahanya PT Bumipalma Lestaripersada (BPLP), menggandeng lima desa di Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau, dalam program Desa Makmur Peduli Api (DMPA). 

TRIBUNJAMBI.COM - Sinar Mas Agribusiness and Food melalui unit usahanya PT Bumipalma Lestaripersada (BPLP), menggandeng lima desa di Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau, dalam program Desa Makmur Peduli Api (DMPA).

Itu sebagai bagian upaya perusahaan untuk melakukan pencegahan kebakaran hutan, kebun dan lahan (karhutbunla).

Dalam rilis yang diterima tribunjambi.com, disebutkan bahwa upaya tersebut mendapat dukungan yang positif yang tertuang dalam komitmen bersama dalam mencegah karhutbunla yang ditandatangani oleh Unsur Pimpinan Kecamatan (Upika) dari Kecamantan Enok, Kecamatan Keritang, Kecamatan Kempas.

Selain itu, penandatanganan oleh kepala desa dari lima desa DMPA, yaitu Desa Suhada, Desa Sungai Rukam, Desa Nusantara Jaya, Desa Lintas Utara dan Desa Karya Tani serta perwakilan manajemen Sinar Mas Agribusiness and Food dan unit usahanya pada hari ini (11/4) di Perkebunan Bumipalma Lestaripersada.

"Pencegahan kebakaran hutan, kebun, dan lahan dapat dilakukan dengan maksimal dengan adanya sinergi dari pemerintah, perusahaan dan masyarkat setempat. Hal ini merupakan tanggung jawab bersama yang bila dilakukan secara kolaboratif akan menjauhkan kita semua dari bahaya kebakaran,” kata CEO Franciscus Costan, Perkebunan Sinar Mas Agribusiness and Food wilayah Riau, Rabu (11/4).

DMPA menggabungkan tiga elemen penting yaitu pencegahan kebakaran, konservasi dan ketahanan pangan. Diharapkan melalui program ini, potensi titik-titik api dapat ditekan dan kesejahteraan masyarakat dan pelestarian lingkungan dapat terus ditingkatkan.

Pelaksanaan program DMPA untuk lima desa tersebut direncanakan akan berlangsung selama tiga tahun. Pada tahun pertama pendampingan akan berfokus pada pembentukan lembaga Masyarakat Siaga Api (MSA) dan pembuatan peta indikatif batas desa secara partisipatif.

Baca: Jualan Foto Vulgar, Gadis Tegal Keruk Duit Rp 80 Juta, Begini Cara Dia Beraksi

Baca: Danarto Meninggal Dunia, Ini Karya Sastra Kondang Yang Telah Terbit

Tahun kedua akan dibentuk kelompok tani dan pengembangan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat dimana kelompok tani akan mendapatkan pendampingan untuk melaksanakan sistem pertanian berkelanjutan yang ramah lingkungan.

Halaman
12
Penulis: duanto
Editor: duanto
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help