TribunJambi/

Sebut Pasar Baru Bangko Licin dan Membahayakan, Junaidi: Itu Hanya Alasan Mereka

Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP) Kabupaten Merangin, Junaidi menanggapi

Sebut Pasar Baru Bangko Licin dan Membahayakan, Junaidi: Itu Hanya Alasan Mereka
TRIBUN JAMBI/HERUPITRA
Pasar rakyat Bangko 

Laporan Wartawan Tribunjambi.com, Herupitra

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO – Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP) Kabupaten Merangin, Junaidi menanggapi keluhan pedagang terkait bangunan Pasar Baru Bangko. Para pedagang mengeluh, bangun baru pasar Baru Bangko licin dan membahayakan para pedagang.

“Itu hanya alasan mereka lah, yang lamo itu lebih licin, berlubang-lubang ditunggunyo,” jawab Junaidi, Senin (9/4).

Terkait kabar adanya warga yang jatuh pada saat beroperasinya bangunan pasar baru tersebut, dan dijadikan salah satu penyebab pedagang meninggalkan bangunan baru tersebut, dirinya menyebutkan, hal itu bukan menjadi kendala yang berarti.

Baca: Sumbang Rp 37 Miliar, Pemprov DKI Hitung Untung Rugi jika Lepas Saham Perusahaan Bir

 “Kalo jatuh, macam mano lagi kalo kito nak jatuh. Kalo licin dindo, pasar yang lamo berlubang berlumut-lumut lagi, dak ado pulo orang tu jatuh dak. Oleh sebab itu berhati-hati lah, kareno di kamar mandi be biso jatuh,” ujarnya.

Saat dimintai tanggapan buruknya drainase di bangunan baru tersebut, sehingga air bekas ikan mengenangi lantai, dan menimbulkan aroma tak sedap, dan ini juga menjadi keluhan dari para pedagang, Junaidi mengatakan akan meninjau bangunan tersebut bersama kontraktornya.

 “Kalau masalah drainase itu, nanti kito tinjaulah bersama pemborongnya. Kalau memang macet kito perbaiki, kareno bangunan baru itu masih dalam tahap pemeliharaan,” jelasnya.

Sementara, keluhan lain yang dilontarkan oleh para pedagang yakni, tingginya lapak pedagang, sehingga menyulit pedagang saat melakukan pemotongan ikan dan ayam tersebut. Junaidi mengaku, karena bangunan tersebut belum diserahterimakan dari pusat, maka pihanya tidak bisa merubah bentuknya.

Baca: Istri Mengaku Bosan Tiap Hari Hidangkan Makanan untuk Suaminya. Jawaban Suaminya Bikin Haru

Baca: Jaket Denim yang Dikenakan Jokowi Dibuat Secara Custom, Sepakati Harganya Segini

“Kalau itu belum bisa kita ubah. Itu sudah sesuai dengan perencanaan, gambar dan bentuk merupakan ketentuan nasional. Kalau kita ubah, kita tidak dapat proyek. Dan itu belum dihibahkan, kalau memang mau dirobah, itu setelah dihibahkan, kalau sudah bisolah kito pertimbangkan,” ungkapnya lagi.

Ditambahkannya, bangunan baru pasar baru tersebut masih dalam pemeliharaan, yakni dibangun pada 2017 lalu, dan masa pemeliharaannya sekitar satu tahun.

Penulis: heru
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help