Pilkades Serentak di Sarolangun dengan Sistem e-Voting, Bupati: Ini Lebih Transparan

Wakil Bupati Sarolangun Hillalatil Badri, menyosialisasikan sistem e-voting dalam pelaksanaan Pilkades serentak

Pilkades Serentak di Sarolangun dengan Sistem e-Voting, Bupati: Ini Lebih Transparan
Tribun Jambi/Zulkifli
Ilustrasi. Pilkades cara konvensional 

Laporan wartawan Tribun Jambi Teguh Suprayitno

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Wakil Bupati Sarolangun Hillalatil Badri, menyosialisasikan sistem e-voting dalam pelaksanaan Pilkades serentak pada Juli mendatang.

Ia berharap dengan e-voting pelaksanaan Pilkades bisa berjalan transparan, akuntabel, dan cepat.

Dengan penerapan sistim pemilihan berbasis elektronik Wabub yakin, pemilihan kepala desa yang digelar serentak dapat terlaksana tanpa ada kecurangan.

"Telah disampaikan secara simulasi tadi, bagaimana pelaksanaan e-Voting pilkades ini. Ya, ke depan supaya pilkades bisa lebih transparan, cepat dan akuntabel. pertanggungjawabannya tidak sulit, saya melihat sangat sederhana, " katanya, Selasa (3/4).

Ia juga mengaku sangat mendukung pelaksanaan Pilkades dengan sistim e-voting. Masyarakat juga akan dimudahkan, karena hanya perlu menunjukkan KTP elektronik (e-KTP) atau Surat Keterangan (Suket) miliknya untuk bisa menggunakan hak suaranya.

Pilkades pun dinilai akan jauh labih transparan, sebab setiap pilihan pemilih dapat langsung dihitung.

"Betul-betul tidak bisa berubah-ubah, jadi tidak ada kemungkinan permainan apalagi pemilihan ganda. kita sudah ada Perda, tapi masih proses. begitu juga dengan Perbup," terangnya.

Wabub meminta agar masyarakat yang akan menyalurkan hak pilihnya dalam pilkades yang akan dilakukan serentak di 39 desa itu, segera mengurus e-KTP.

Sebab sampai saat ini, data dari Dukcapil Sarolangun, masyarakat yang memiliki e-KTP baru 90 persen.

"Ya, sebaiknya memang pakai e-KTP, jangan pakaiSuket. maka kita imbau masyarakat segera urus eKTP-nya, dan bahkan Dukcapil turun ke desa melakukan perekaman. saya imbau, segeralah untuk mengurus e-KTP, karena ini sangat penting," tegasnya.

Dirinya juga menjalaskan, jika dalam pemilihan berbasis elektronik ini, bagi masyarakat yang sakit hak suaranya tak bisa diwakilkan, hal itu kata Hilal telah sesuai dengan aturan undang undang.

"Saya harap pada sosialisasi ini seluruh peserta agar dapat mengikuti dengan baik dan sungguh-sungguh. kalau ada keraguan silahkan dipertanyakan kepada pemateri,"tukasnya.

Sistem e-voting ini nantinya juga akan digunakan dalam pemilihan legislatif dan pemilihan presiden pada 2019 mendatang.(*)

Tags
Pilkades
Penulis: Teguh Suprayitno
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved