TribunJambi/

Cek Endra Temui Menteri ESDM, Urus Keluarnya Izin Pabrik Semen di Sarolangun

Bupati Sarolangun Cek Endra, bertemu Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Igansius Jonan

Cek Endra Temui Menteri ESDM, Urus Keluarnya Izin Pabrik Semen di Sarolangun
ist
Bupati Sarolangun Cek Endra (dua dari kiri), bertemu Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Igansius Jonan (kanan), di Kantor Kementrian ESDM, Jalan Merdeka, Jakarta Timur, Senin (2/4/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jambi Teguh Suprayitno

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Bupati Sarolangun Cek Endra, bertemu Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Igansius Jonan, di Kantor Kementrian ESDM, Jalan Merdeka, Jakarta Timur, Senin (2/4).

Pertemuan keduanya untuk membahas percepatan izin pembangunan Pabrik Semen Sarolangun Satu, di Bukit Bulan, Kecamatan Limun, dan juga membahas rencana izin Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

Bupati Sarolangun Cek Endra (kiri), bertemu Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Igansius Jonan (tengah), di Kantor Kementrian ESDM, Jalan Merdeka, Jakarta Timur, Senin (2/4/2018).
Bupati Sarolangun Cek Endra (kiri), bertemu Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Igansius Jonan (tengah), di Kantor Kementrian ESDM, Jalan Merdeka, Jakarta Timur, Senin (2/4/2018). (ist)

"Hari ini kita ketemu langsung dengan pak mentri ESDM pak Ignasius Jonan, bahas izin Batu Raja dan PLTS," kata Cek Endra, lewat ponsel miliknya.

Pada pertemuan itu, kata Cek Endra, pihak kementerian merespon baik, dan akan membantu kemudahan proses perizinan.

"Alhamdulillah, pak menteri menyambut baik dan beliau merespon dengan positif akan bantu percepatan izin di Badan Geologi dan bantu 6 sumur bor dan 1400 PLTS, pada tahun ini," jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, persoalan izin mendirikan Pabrik Semen Sarolangun Satu, Pemkab Sarolangun sudah mengeluarkan rekomendasi dan bahkan sudah mendapatkan rekomendasi dari Gubernur Jambi H Zumi Zola.

Saat ini hanya terkendala rekomendasi dari Badan Geologi di Bandung, karena adanya perubahaan titik koordinat.

"Semuanya itu tergantung izin geologi, makanya saya minggu depan akan ketemu pak menteri ESDM, untuk percepatan izin. Karena tim belum meninjau dari geologi Bandung. Kalau koordinat dapat, Amdal mulai, diperkirakan kalau izin dan pembahasan selesai 2018, Insya Allah tahun 2019 akan sudah bisa ground breaking, " kata Cek Endra minggu lalu, saat bertatap muka dengan warga Bukit Bulan, di wilayah Pabrik Semen Sarolangun Satu. (*)

Tags
Cek Endra
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help