TribunJambi/

Ingin Beli Toyota Rush Harus Inden 5 Bulan, Keren Modelnya, Customer Harus Sabar

Kondisi tersebut sampai membuat antrean atau inden sangat panjang, hingga empat sampai lima bulan. Ini terjadi ...

Ingin Beli Toyota Rush Harus Inden 5 Bulan, Keren Modelnya, Customer Harus Sabar
Toyota All-New Rush (dok TAM) 

TRIBUNJAMBI.COM - Peminat model SUV Toyota Rush sejak pertama kali meluncur tergolong besar. Hingga akhir Februari 2018 lalu sejak pertama kali meluncur, total pemesan diklaim sudah mencapai 19.000 unit.

Kondisi tersebut sampai membuat antrean atau inden sangat panjang, hingga empat sampai lima bulan. Ini terjadi bukan hanya di dealer Auto2000, tapi juga dealer Toyota lainnya seperti Astrido.

Namun, pihak Astrido mengiyakan kalau inden juga bukan sesuatu yang baik, apalagi ketika konsumen sudah tak sabar untuk menggarasikan mobilnya.

Toyota All-New Rush (dok TAM)
Toyota All-New Rush (dok TAM) ()

Bahkan bukan tidak mungkin, akan berpaling ke produk yang lain. Tony H Supatra, Marketing Director Astrido, mengatakan, kalau pihaknya punya strategi sendiri untuk menjaga konsumen inden.

Pendekatan-pendekatan akan terus dilakukan, agar pemesan tak berpaling.

“Pendekatan pada customer, saya rasa itulah yang bisa kami lakukan. Saya belum bisa kasih tahu persisnya seperti apa, tapi kami pasti akan lakukan aktivitas untuk hal itu. Sehingga customer tidak kemana-mana, menghibur konsumen lah dari pada dia menunggu kelamaan,” kata Tony, Kamis (30/3/2018).

Sejauh ini, pemesanan dari total dealer yang dimiliki Astrido bisa mencapai 2.000 unit.
Pihaknya terus meminta pasokan bisa lebih ditingkatkan oleh Toyota Astra Motor (TAM) ke dealer.

“Jadi memang sekarang hanya menunggu dari TAM, harapannya kata TAM pada semester dua akan ada perbaikan supply. Jadi semester pertama ini masih berantakan, masih banyak keluhan,” ucap Budi Antony, Operation Manager Astrido.

Berita ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Inden Rush 5 Bulan, Astrido Toyota Jaga Loyalitas Pemesan

Editor: duanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help