Akan Dibangun Rumah Susun di Kota Sungai Penuh Tahun 2018, Ini Syarat Warga yang Bisa Menerimanya

Sasaran Rusun diprioritaskan bagi warga miskin dan untuk para buruh yang tidak bisa membangun rumah.

Akan Dibangun Rumah Susun di Kota Sungai Penuh Tahun 2018, Ini Syarat Warga yang Bisa Menerimanya
KOMPAS.COM/RIZA FATHONI
Ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM, SUNGAIPENUH - Tahun 2018 ini kota Sungai Penuh akan membangun Rumah Susun (Rusun).

Sasaran Rusun diprioritaskan bagi warga miskin dan untuk para buruh yang tidak bisa membangun rumah.

Rumah susun yang dibangun merupakan program pemerintah pusat yakni program 1 juta rumah. Untuk tahap pertama rencananya akan dibangun satu blok atau 38 unit rumah.

Kepala dinas perumahan dan Pemukiman kota Sungai Penuh, Nasrun mengatakan ada indikator yang berhak mendapatkan Rusun, seperti para buruh yang bekerja dilapangan.

"Seperti apa buruh dilapangan yakni tukang sapu, karyawan honorer yang bekerja dirumah sakit dan para buruh yang bekerja di bidang lainnya," jelasnya.

Pihaknya sudah menyediakan lokasi yang akan diajukan untuk pengembangan rusun yakni di desa Sungai Jernih kecamatan Pondok Tinggi.

Karena dilokasi tersebut telah disurvei oleh tim yang disesuaikan dengan kondisi lingkungan dan tataruang.

Nasrun menambahkan pembangunan Rusun ini merupakan wewenang dari pemerintah pusat baik segi anggaran maupun spesifikasi rumah.

Sementara Pemkot sungai penuh hanya menyediakan lahan saja. "Untuk tahap awal hanya membangun satu blok saja yang terdiri dari beberapa tipe dan tingkat," terangnya.

Bila nanti program ini dapat berjalan lancar maka pihaknya akan membangun satu blok lagi. Sementara untuk kepemilikan rumah susun akan diatur secara teknis untuk tahap awal akan diberlakukan sistem sewa kepada penghuninya.

"Dalam jangka bebebrapa tahun penghuni Rusun dapat memiliki rumah tersebut fengan syarat dan ketentuan berlaku," jelansya.

Lebih jauh dia mengatakan dalam waktu dekat akan ada peninjaun dari Dirjen perumahan pemerintah pusat langsung ke lokasi. "Kita menunggu dari Pemerintah pusat ke Sungai Penuh meninjau lokasi rencana Rusun dibangun," katanya.

Ditambahkan Nasrun bahwa Rusun ini berbeda dengan program bedah rumah. Sehingga sangat membantu kalangan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Untuk bedah rumah sendiri di sungai penuh pada tahun ini akan ada sebanyak 361 rumah.

"Iya ada 361 rumah yang akan direhab kembali menjadi layak huni. Kita harapkan program ini berjalan baik dan bermanfaat bagi masyarakat kita," tandasnya.

Penulis: hendri dede
Editor: bandot
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help