Ragu Dengan Alat Ukur Meteran di SPBU? Saran Pertamina Lakukan Cara Ini di POM Bensin

Hal serupa juga ternyata sudah disebutkan pihak Pertamina melalui akun resminya di twitter @pertamina.

Ragu Dengan Alat Ukur Meteran di SPBU? Saran Pertamina Lakukan Cara Ini di POM Bensin
Ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM - Viralnya video soal meteran dispenser SPBU Pertamina 34-13501 di Jalan Condet Raya Jakarta Timur yang “ngawur”, ini bisa pelajaran juga buat para pemilik kendaraan lain.

Ke depannya, semua perlu juga ikut mengawasi, ketika mobil sedang diisi BBM.

Tak sekali dua kali, tragedi yang diduga sebagai sebuah kecurangan SPBU juga sempat terjadi beberapa waktu lalu, seperti di Bungur Besar Raya Kemayoran, lalu di SPBU Veteran, Rempoa dan beberapa lokasi lainnya.

Anjar Rosjadi, Technical Service Executive Coordinator PT Astra Daihatsu Motor (ADM) memberikan memberikan sarannya buat para pemilik kendaraan, ketika ragu akan hitung-hitungan meteran SPBU.

Baca: Perlu Tahu! Netizen Bocorkan Tips Cerdas Beli Bensin di SPBU, Tegur Petugas Kalau Lakukan Ini

Dirinya menyebut, jangan sungkan untuk meminta pembuktian langsung lewat bejana ukur.

“Kalau konsumen misalnya tidak merasa puas atau ragu, bisa minta klarifikasi langsung di tempat, dan bila perlu melakukan pengukuran dengan bejana ukur,” tutur Anjar kepada Kompas.com, seperti dikutip Tribunjambi.com, Senin (26/3/2018).

Baca: Penerimaan Polri, Ada Formasi Untuk Lulusan SMA, Cek Syaratnya, Ini Link Untuk Mendaftar

“Karena memang tangki kendaran itu tak menjadi alat akur, kalau bicara bisa lihat bejana. Seharusnya SPBU memiliki atau menyiapkan bejana ukur yang sama-sama bisa kita lihat. Setahu saya, Pertamina berani menjamin meteran mereka,” tutur Anjar.

Hal serupa juga ternyata sudah disebutkan pihak Pertamina melalui akun resminya di twitter @pertamina.

Mereka menyebutkan kalau sekiranya ada keluhan terhadap takaran BBM, bisa meminta dilakukan pengecekan dengan “bejana ukur”.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ragu dengan Meteran SPBU, Langsung Lakukan Ini"

Editor: bandot
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help