Tergiur Lihat Samurai, Wanita Asal Tebo Ini Mau Diajak Naik Ketek dan Motor, Naas Terjadi

Seorang wanita bernama Nurhafsya (64) menjadi korban perampokan di Dusun Sengalau Ilir, Desa Balai Rajo

Tergiur Lihat Samurai, Wanita Asal Tebo Ini Mau Diajak Naik Ketek dan Motor, Naas Terjadi
tribunjambi/heri prihartono
Seorang wanita bernama Nurhafsya (64) menjadi korban perampokan di Dusun Sengalau Ilir, Desa Balai Rajo, Kecamatan VII Koto Ilir, Rabu (21/3). Nur menunjuk lokasi ia dirampok 

Laporan Wartawan Tribun Jambi Heri Prihartono

TRIBUNJAMBI.COM, TEBO - Seorang wanita bernama Nurhafsya (64) menjadi korban perampokan di Dusun Sengalau Ilir, Desa Balai Rajo, Kecamatan VII Koto Ilir, Rabu (21/3).

Pensiunan PNS tersebut dalam pengakuannya mengalami perampokan saat bertemu terduga pelaku yang berpura-pura menawarkan barang antik berupa samurai.

Dari penuturannya berdalih membuktikan keaslian samurai tersebut, pelaku mengajak korban ke Rimbo Bujang dan selanjutnya korban diajak pelaku ke Kecamatan VII Koto.

Seorang wanita bernama Nurhafsya (64) menjadi korban perampokan di Dusun Sengalau Ilir, Desa Balai Rajo, Kecamatan VII Koto Ilir, Rabu (21/3).
Seorang wanita bernama Nurhafsya (64) menjadi korban perampokan di Dusun Sengalau Ilir, Desa Balai Rajo, Kecamatan VII Koto Ilir, Rabu (21/3). (tribunjambi/heri prihartono)

Setiba di Kecamatan VII Koto, pelaku dan korban menyeberang mengunakan ketek di Desa Balai Rajo kec. VII Koto Ilir. Sampai diseberang, pelaku mengajak korban menaiki sepeda motor milik pelaku.

Tanpa rasa curiga, korban terus mengikuti pelaku hingga di jalan Km 4 Desa Balai Rajo pelaku menghentikan sepeda motornya. Tiba-tiba muncul 3 orang yang tidak dikenal menghampiri korban.

Tiga orang ini langsung menarik tas korban yang berisikan uang tunai lebih kurang sejumlah Rp. 60.000.000(enam puluh juta rupiah), tabungan Bank BRI Simpedes, Buku tabungan Bank BTPN dan ATM atas nama Nurhafsya, buku tabungan BNI 46 , KTP , Karip dan kartu NPWP.

Kontan saja korban berupaya mempertahankan tas miliknya tersebut. Namun upaya korban gagal. Sebab dengan kasar pelaku menendang tangan dan punggung korban hingga korban terjatuh.

Saat korban terjatuh, salah satu pelaku menodongkan senjata api (Senpi) ke arah korban. Karena takut, akhirnya korban melepaskan tas yang dipertahankannya.

Berhasil merampas tas milik korban, pelaku langsung kabur ke arah Km 07 ex. IFA, dan korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek VII Koto Ilir untuk ditindak lanjuti.

Kapolsek VII Koto Ilir Iptu Kristian Susanto membenarkan adanya laporan pencurian dengan kekerasan (curas) tersebut.

“Iya benar ada laporan curas. NO: LP/ B/ 02 / III / 2018 / JAMBI / RES TEBO / SEK VII KOTO ILIR
Tgl : 21 Maret 2018. Korban atas nama Nurhafsya dengan Tkp di Km 4 Ex. IFA Dusun Sengalau Desa Balai Rajo Kec.VII Koto Ilir Kab. Tebo,”ujar Kapolsek, Kamis (22/3).

“Kita sudah mendatangi TKP, membuat laporan, periksa pelapor atau korban dan saksi. Sekarang kasus ini tengah kita selidiki,“ pungkasnya.(*)

Penulis: heri prihartono
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved