Porprov 2018 di Bungo Tebo Terancam Kembali Mundur, Ada Dokumen Belum Ditandatangani

Porprov Bungo Tebo 2018 direncanakan diundur hingga November 2018 yang sebelumnya direncanakan September

Penulis: Leonardus Yoga Wijanarko | Editor: Nani Rachmaini
tribunjambi/leonardus yoga wijanarko
KONI Provinsi melakukan rapat koordinasi Koni Provinsi Jambi, Koni kabuaten/kota dan Pengprov Cabor bersama Pengurus Besar Porprov XXII/2018 di Bungo dan Tebo, Selasa (21/3/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Leonardus Yoga Wijanarko

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Porprov Bungo Tebo 2018 direncanakan diundur hingga November 2018 yang sebelumnya direncanakan September mendatang.

Ketum Koni Provinsi Jambi, Indra Armendaris mengatakan anggaran 2016 menghabiskan anggaran Rp 18 miliar lebih. Di 2017 menghabiskan Rp 16 miliar lebih.

Potret ini dianggap penting, karena semua berasal dari pemerintah dan tidak ada dari pihak ketiga.

Anggaran 2018 sebesar Rp 10 M dan telah dilakukan efisiensi. Sisa anggaran hanya Rp 982 juta.

"Anggaran Rp 10 M, mengusulkan Rp 34 M dan turun Rp 25 M. TAPD disepakati Rp 20 M dan tidak boleh minta lagi di APBD Perubahan," katanya.

Setelah KUAPPS dan disetujui sebelum ketok palu, saat pelantikan pengprov dayung, Gubernur Jambi mengatakan ada pengurangan anggaran Koni karena ada rehap gedung.

Sampai saat ini belum ada informasi dari dana Koni tidak bisa cair di 2018.

"Ada masalah hibah harus sesuai dengan ketentuan yang berlaku, saya temui kepala BKUDA, Hasilnya ada dokumen yang belum ditandatangani sekda Erwan Malik," jelasnya.

Dijanjikan akan ada mengundang seluruh penerima hibah agar final, dalam proses masih ingin mencari solusi, Ketua DPRD ternyata juga belum jelas. Dan berkoordinasi dengan Sekda informasi ada soal hibah, dan dipanggil dan mengundang BKUDA. (*)

Sumber: Tribun Jambi
Tags
Porprov
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved