Staf Ramai-ramai Laporkan Kades Hiang Tinggi ke Bupati Kerinci

Seorang kepala desa di Kabupaten Kerinci dilaporkan bawahannya ke Bupati Kerinci. Kejadian ini terjadi di Desa Hiang Tinggi,

Staf Ramai-ramai Laporkan Kades Hiang Tinggi ke Bupati Kerinci
Tribun Jambi/Hendridede Putra
Pjs Bupati Kerinci, Agus Sunaryo, turun ke lapangan mengecek beberapa proyek dan sekolah. 

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Seorang kepala desa di Kabupaten Kerinci dilaporkan bawahannya ke Bupati Kerinci. Kejadian ini terjadi di Desa Hiang Tinggi, Kecamatan Setinjau Laut Kerinci. Staf di Pemerintah Desa Hiang Tinggi merasa tidak terima dengan ulah Kades yang diduga memalsukan tandatangan APBDes 2017 serta pemotongan gaji staf.

Atas hal tersebut, staf desa melaporkan Kades dengan menyurati Bupati Kerinci dan Pemdes yang ditandatangani oleh perangkat desa lainnya.

Baca: GALERI FOTO: Urusan Asesoris Interior, Konsumen Lebih Suka Bermain Warna

Informasi yang diperoleh dalam laporan ini juga ditandatangani oleh Sekdes Asdeni, Maymunah (bendahara) M Amin (Kaur Pembangunan), Usman (Kaur Umum), Hamdan (kaur Pemerintahan), Supardi (Kadus RT 1), Mujaridin (Kadus RT 1), Ahmat Rozali (Kadus RT 3).

Tidak hanya itu lima diantaranya anggota BPD Hiang Amril (Ketua), M Yatim Yus (wakil) Rahmadi (Sekretaris), Datim Suhela (Anggota), Endang Sukawati (Anggota). Kelima BPD ikut mengetahui dan malaporkan kades Hiang Tinggi Amran kepada Bupati Kering dan Pemdes.

Dalam surat laporan tersebut terdapat 19 poin dugaan penyimpangan APBdes dan DD Desa Hiang Tinggi dan dugaan pemalsuan tandatangan serta pemotongan honorium staf desa. "Setiap surat-surat pencairan Dana desa dan buku ABPDes 2017 saya tidak pernah tandatangani. Semua pencairan dilakukan kades, dan tandatangan saya diduga dipalsukan oleh kades," ungkap Reki Asdeni Sekdes Hiang Tinggi

Baca: Jalan Kabupaten Kerinci di Kecamatan Ini Rusak Parah

Baca: DLH Bangun Enam Taman Lagi di Kota Jambi

Sekdes maupun perangkt desa Hiang Tinggi beharap Pjs Bupati Kerinci maupun dinas terkait memproses laporan yang disampaikan tersebut. Karena mereka merasa heran atas tindakan yang merugikan. Mereka juga berharap ada tindakan yang tegas.

"Kami harap ada tindakan tegas dari bupati maupun dinas terkait," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: hendri dede
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved