Zumi Zola di Sidang OTT KPK

Zumi Zola Bilang Ada Permintaan Uang Ketok Palu Rp 200 Juta per Per Anggota Dewan

Zumi Zola menyebutkan informasi itu diterima dari bawahannya, bahwa ada permintaan Rp 200 juta dari anggota dewan per orang.

Zumi Zola Bilang Ada Permintaan Uang Ketok Palu Rp 200 Juta per Per Anggota Dewan
Tribun Jambi/Dedy Nurdin
Zumi Zola jadi saksi. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Dedy Nurdin

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Gubernur Jambi, Zumi Zola, mengaku tidak pernah mendengar permintaan uang ketok palu sebelum sidang paripurna DPRD Provinsi Jambi. Ini disampaikan saat menjadi saksi kasus suap ketok palu RAPBD Provinsi Jambi Tahun 2018, di Pengadilan Tipikor Jambi pada Rabu (14/3/2018).

"Saya tidak tahu, tapi ada naluri saya ini kok sidang dilama-lamain," kata Zumi Zola.

Dalam persidangan, dia mengaku sempat heran dengan kondisi di DPRD Provinsi Jambi hingga isu permintaan uang ketok palu.

"Saya komunikasi dengan Asrul, loh kok gini. Oktober, Pak Erwan bilang jangan dipenuhi, nanti juga media akan tahu," kata Zola.

Zumi Zola menyebutkan informasi itu diterima dari bawahannya, bahwa ada permintaan Rp 200 juta dari anggota dewan per orang.

"Mohon maaf, Pak, saya ingat-ingat lagi. Uang yang diminta Rp 200 juta awalnya itu yang saya tahu. Uang ketok palu ini untuk memuluskan pembahasan APBD yang saya tahu," kata Zumi Zola.

Soal permintaan fee 2 persen untuk proyek fly over?

"Saya bilang jangan di penuhi," kata Zumi Zola di persidangan.

Baca: BREAKING NEWS Zumi Zola Hadiri Sidang OTT KPK, Ratusan Orang Menunggu Ingin Masuk Ruangan

Baca: Berani Sekamar Berdua Dengan Pria, Tapi Wanita di Jambi Ini Menangis saat Akan Dilaporkan Orang Tua

Baca: Polisi Intip Kamar Kos Lewat Ventilasi, Ternyata di Dalamnya Ada Anak Muda Posisinya Sedang

Penulis: Dedy Nurdin
Editor: duanto
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved