Stephen Hawking, Ilmuwan yang Tak Percaya Tuhan Meninggal Dunia

Dunia sains berduka. Ahli fisika teoretis Stephen Hawking meninggal dunia pada usia 76 tahun. Fisikawan teoritis asal Inggris

Stephen Hawking, Ilmuwan yang Tak Percaya Tuhan Meninggal Dunia
ap/bbc.co.uk
Stephen Hawking 

TRIBUNJAMBI.COM, PALMERAH - Dunia sains berduka. Ahli fisika teoretis Stephen Hawking meninggal dunia pada usia 76 tahun.

Fisikawan teoritis asal Inggris yang dikenal karena karya terobosannya soal lubang hitam dan relativitas itu, merupakan pengarang beberapa buku sains populer, termasuk A Brief History of Time.

"Kami sangat sedih karena ayah tercinta kami telah meninggal dunia hari ini. Dia adalah ilmuwan hebat dan pria luar biasa, yang pekerjaan dan warisannya akan dia jalani selama bertahun-tahun," ujar Lucy, Robert, dan Tim, anak-anak Stephen Hawking, seperti dikutip dari bbc.com, Rabu (14/3/2018).

Stephen Hawking mengalami tetraplegia (kelumpuhan) karena sklerosis lateral amiotrofik.

Mantan istrinya, Jane Wilde menyatakan, saat proses perceraian pada 1991, bahwa Hawking adalah seorang ateis. Pada September 2010, Stephen Hawking menyatakan bahwa Tuhan bukan pencipta alam semesta.

Baca: H Isam, Bos Batubara Kalsel yang Disebut Kekasih Syahrini, Ini 5 Fakta dan Pabrik Uangnya

Baca: Mundur dari Kuasa Hukum Roro Fitria Juga Sebut Tak Jelas, Tak Kuat Bayar?

Dalam bukunya, The Grand Design, Hawking nmengatakan, "Karena adanya hukum seperti gravitasi, tata surya dapat dan akan membentuk dirinya sendiri."

"Penciptaan spontan adalah alasannya mengapa sekarang ada 'sesuatu' dan bukannya kehampaan, mengapa alam semesta ada dan kita ada. Tidak perlu memohon kepada Tuhan untuk memulai segalanya dan menggerakan alam semesta," ujar Hawking. (*)

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul BREAKING NEWS: Ilmuwan Stephen Hawking yang Tak Percaya Tuhan Meninggal Dunia, 

Editor: suci
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help