Sidang Heboh, Ketua DPRD Mengaku di Depan Jaksa KPK, Ada Tradisi Meminta-minta Uang ke Pemerintah

"Besarannya kata Pak Zoerman 2 persen. Karena waktu tahun sebelumnya 2 persen pimpinan dapat. Itu proyek multiyears pembangunan...."

Sidang Heboh, Ketua DPRD Mengaku di Depan Jaksa KPK, Ada Tradisi Meminta-minta Uang ke Pemerintah
Tribun Jambi/Hanif Burhani
Sidang keenam kasus suap ketok palu RAPBD Provinsi Jambi Tahun 2018 pada Senin (12/3) 

Dalam persidangan dengan tiga terdakwa, Erwan Malik, Arfan dan Saipudin itu, CB juga membeber beberapa hal lain. Dalam sebuah pertemuan di ruang kerjanya, di sana hadiri Syahbandar, Zoerman Manap dan Chumaidi Zaidi. Mereka adalah pimpinan dewan. Cornelis Buston mengatakan ada permintaan proyek dari Pimpinan DPRD Provinsi Jambi untuk mengesahkan RAPBD Provinsi Jambi tahun 2018.

Dalam pertemuan itu CB blak-blakan menyebut siapa saja yang menghendaki proyek. Ia menunjuk koleganya dari Gerindra, Syahbandar yang menginginkan proyek.

Permintaan proyek itu disampaikan di hadapan TPAD Provinsi yang hadir dalam pertemuan di ruangan itu yakni Arfan dan Erwan Malik. "Tapi waktu itu Arfan tidak berani mengiyakan karena masih Plt katanya," sebutnya.

Pada persidangan yang berlangsung hingga malam hari itu, mantan Plt Sekda Erwan Malik yang kini terdakwa juga menguak istilah baru. Ia menyebutnya, saat menanggapi keterangan saksi Chumaidi Zaidi dan Zainul Arpan yang merupakan Ketua Fraksi PDIP DPRD Provinsi Jambi.

"Kaldu," kata Erwan. Ternyata istilah tersebut maksudnya adalah “kali dua” yang merujuk pada jatah untuk pimpinan DPRD. Istilah itu terungkap dalan pertemuan dengan pimpinan DPRD yang dihadiri seluruh pimpinan dewan.

Di sidang ini pula diwarnai tangisan mantan Asisten III Provinsi Jambi, Saipudin. Ia menangis setelah mengajukan tanya kepada Cornelis.Ia mengaku menjadi korban dari buruknya proses pemerintahan antara legislatif dan eksekutif yang selalu dikaitkan dengan suap dan gratifikasi.

"Saya harap kasus ini yang pertama dan yang terakhir di Jambi. Cukup kami bertiga ini jadi korban Bang. Setelah ini tolong dibenahi agar Jambi kita ini lebih baik lagi," kata Saipudin menangis.

"Saya harap kasus ini yang pertama dan yang terakhir di Jambi, tolong kepada Ketua DPRD didamkan" ucapnya sambil menangis.

Baca: Zainal-Arsal Kampanye di 5 Desa Tanjung Mudik, Ini Pernyataan Mayarakat

Baca: Ssssttt! Jangan Kombinasikan Makanan Ini saat Acara Resmi atau Kencan, Bikin Gampang Kentut

Baca: Astaga, Kode Bagi-bagi Duit Kasus E-KTP Pakai Merek Minuman Beralkohol, Ahmad Ingat Tiga Nama

Penulis: tribunjambi
Editor: duanto
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help