Pengajuan Gugat Cerai di Kabupaten Muarojambi Tertinggi di Bulan September-Nopember

Kasus perceraian di Kabupaten Muarojambi mengalami peningkatan. Hal ini disampaikan oleh, Humas Pengadilan Agama Sengeti,

Pengajuan Gugat Cerai di Kabupaten Muarojambi Tertinggi di Bulan September-Nopember
tribunjambi/samsul bahri
Kantor Pengadilan Agama Sengeti 

Laporan Wartawan Jambi, Samsul Bahri

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Kasus perceraian di Kabupaten Muarojambi mengalami peningkatan. Hal ini disampaikan oleh, Humas Pengadilan Agama Sengeti, Kabupaten Muarojambi, Afit Farid, Selasa (13/3).

Ia menyampaikan bahwa ada peningkatan sekitar 20 persen. Awal tahun 2018 sampai pertengahan bulan Maret ini ada sekitar 150 orang yang mengajukan perkara perceraian.

Baca: Musala Akan Dibuka Untuk Umum

"Kasus perceraian memang ada peningkatan dari tahun ke tahun di Kabupaten Muarojambi. Kebanyakan itu karena masalah ekonomi," ujarnya.

Berdasarkan data yang ada jumlah perkara pada tahun 2016 itu berjumlah 500 perkara sedangkan jumlah perkara perceraian di tahun 2017 berjumlah sekitar 600. Dari 600 perkara perceraian tersebut, ada sekitar 60 perkara yang belum mendapatakan putusan.

"Memang selama ini grafiknya meningkat terus belum pernah terjadi penurunan. Yang banyak itu biasanya di bulan September hingga Nopember pengajuan gugatannya," tuturnya

Lebih lanjut Afit mengatakan perceraian yang diajukan ke Pengadilan Agama itu kebanyakan adalah perempuan.

"Perrceraian itu ada dua, untuk perempuan yang mengajukan namanya cerai gugat sedang jika laki laki yang mengajukan namanya cerai talak, yang banyak mengajukan itu perempuan," jelasnya.

Baca: GALERI FOTO: Nilai Tukar Petani Jambi Turun Dibanding Bulan Lalu, Simak Rinciannya

Baca: Persiapan Pembangunan Sejak 2015, Butuh Dana Hingga Rp 200 Juta

Penulis: syamsul
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved