NGERI - Desak Dinikahi, WNI di Malaysia Ini Malah Ditikam Hingga 28 Kali. Ternyata Kekasihnya. . .

Ajakan menikah seorang wanita justru berujung maut setelah ia ditikam 28 kali oleh kekasihnya sendiri di kediamannya

NGERI - Desak Dinikahi, WNI di Malaysia Ini Malah Ditikam Hingga 28 Kali. Ternyata Kekasihnya. . .
FOTO: Ihsan PDRM
Korban ditemukan tewas dengan 28 kesan tikaman di kediamannya, kemarin. 

TRIBUNJAMBI.COM, SHAH ALAM - Ajakan menikah seorang wanita justru berujung maut setelah ia ditikam 28 kali oleh kekasihnya sendiri di kediamannya di apartemennya di Bukit Jelutong, kemarin.

Dalam kejadian sekitar pukul 08.55 WIB, wanita warga negara Indonesia berusia 38 tahun itu ditemukan tergeletak di lantai dengan tusukan di bagian belakang tubuh, perut, leher dan tengkuk. Diduga menggunakan pisau yang juga ditemukan di tempat kejadian.

Baca: Dua Pembawa Sabu Diamankan

Kapolsek Shah Alam, Asisten Komisaris Baharuddin Mat Taib mengatakan, sebelum kejadian tersebut diyakini telah terjadi keributan antara korban dan tersangka setelah korban diyakini mendesak tersangka untuk menikahinya.

"Korban kemudian ditikam sampai mati sebelum tersangka meninggalkan tempat kejadian.

"Mayat korban ditemukan oleh tetangga yang kebetulan berada di depan rumah korban setelah curiga dengan pintu rumah terbuka," katanya kepada wartawan pada konferensi pers di IPD Shah Alam, hari ini.

Menurutnya, setelah kejadian tersebut, polisi mengerahkan pasukan untuk melacak keberadaan tersangka.

"Dalam waktu kurang dari dua jam, polisi berhasil menangkap seorang tersangka berusia 40 tahun di area parkir Bagian 13.

"Penyelidikan menemukan bahwa tersangka yang belum menikah memiliki masalah mental.

"Polisi akan segera mendapat konfirmasi dari rumah sakit," katanya.

Baca: Ini Syarat Untuk Mendapatkan Beasiswa PT LPPPI, Jaminan Diterima Kerja

Baca: Husairi Lantik Tiga Kades di Dua Tempat

Makanya, katanya, tersangka yang bekerja sebagai kontraktor kabel listrik akan ditahan selama tujuh hari untuk membantu penyelidikan.

Baharuddin mengatakan bahwa kasus tersebut sedang diselidiki berdasarkan Bagian 302 KUHP untuk kasus pembunuhan.

Sumber: Sinar harian

Penulis: fifi
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help