Karaoke NYX Hanya Diberi Peringatan, Ini Kata FPI Kota Jambi dan LAM

Keputusan tim terpadu Pemkot Jambi yakni hanya memberikan sanksi teguran (SP 1) kepada NYX. Dinilai oleh FPI

Karaoke NYX Hanya Diberi Peringatan, Ini Kata FPI Kota Jambi dan LAM
tribunjambi/rohmayana
Ketua LAM Kota Jambi Azrai Al Basyri 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Rohmayana

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Keputusan tim terpadu Pemkot Jambi yakni hanya memberikan sanksi teguran (SP 1) kepada NYX. Dinilai oleh FPI Kota jambi sebagai tindakan yang tidak tegas.

Ahmad Syukri ketua FPI Kota Jambi mengatakan bahwa tarian striptis yang ada di NYX beberapa waktu lalu sudah melanggar hukum agama serta lembaga adat di Jambi.

“Ini sebenarnya harus ada tindakan tegas lebih daripada SP1,” katanya Selasa (13/3).

Syukri menyebutkan Perda Kota Jambi dalam hal ini sudah cukup baik, namun penegakan Perda yang dinilai masih belum tegas.

“Perda sudah jelas mengatur, tapi penegakan Perda yang tidak tegas. Kejadian ini bisa berulang-ulang karena ketidaktegasan penegakan Perda,” katanya.

Kata Syukri, pihaknya akan terus mengejar pidana yang telah dilakukan NYX. “Pidananya masih berproses. Kita tidak mau hal ini kembali terjadi oleh pengusaha lain. Harusnya izin PUB ini dicabut karena NYX sudah melakukan pelanggaran berat. Jangan sekedar teguran,” sebutnya.

Sementara itu, Azrai Al Basyari Ketua Lembaga Adat Kota Jambi mengatakan pihaknya dari LAM Kota Jambi juga mengikuti rapat pembahasan masalah tersebut.

Memang ada kesepakatan yang sudah ditetapkan bersama. Menurut LAM, kegitan striptis yang dilakukan di cafe NYX tersebut sangat bertentangan dengan etika moral adat istiadat tanah pilih pusako betuah Kota Jambi.

“Siapa yang salah tetap kena hukum. Ini masalahnya tarian telanjang, tidak biasa di Kota Jambi, kita semua menolak karena tidak sesuai dengan adat istiadat,” ujarnya. (*)

Penulis: Rohmayana
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help