Dua Lokasi di Bungo Ini Gagal Panen, Sudah 2,5 Hektare, Masih Kemungkinan Ada Susulan

Cuaca hujan ekstrem sering terjadi dua minggu belakangan. Hal ini ternyata berdampak pada gagalnya panen petani di Bungo.

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Cuaca hujan ekstrem sering terjadi dua minggu belakangan. Hal ini ternyata berdampak pada gagalnya panen petani di Bungo.

Hal ini dibenarkan Muhammad Hasbi selaku Kepala dinas Pangan Holtikultura dan Perkebunan Bungo. Dia mengatakan sementara terdata dua tempat.

"Karena banjir semua," katanya.

Pertama ada di Desa Tanjung untuk Kelompok Tani Danau Raya. Tanaman yang rusak adalah padi sawah berunur 21 hari tanam. "Ada 1 hektare gagal panen," katanya.

Selain itu bencana banjir juga melanda Desa Teluk Pandak kelompok tani Pulau Gedang. Tanaman yang gagal adalah jagung manis.

"Seluas 1,5 hektare dan berumur 45 hari tanam varian Bonanza," katanya.

Hasbi mengatakan gagal panen ini akan ditanggulangi dengan bantuan bibit.

"Langkah ke depan kita memberi bantuan bibit. Dan mengingatkan untuk lebih waspada dan mempercepat panen bila sudah memungkinkan daerah aliran sungainya," katanya.

Hasbi mengatakan kerugian petani belum bisa ditaksir. Karena pihaknya masih menunggu data lanjutan.

"Masih menunggu kondisi kondusif karena ada kemungkinan bertambah melihat kondisi cuaca sekarang," katanya. (*)

Penulis: Jaka Hendra Baittri
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help