Beredar Kabar Dugaan Pungli Pengangkatan Bidan PTT Sungai Penuh

Beredar kabar di tengah masyarakat Kota Sungaipenuh, Badan Kepegawaian Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Sungaipenuh

Beredar Kabar Dugaan Pungli Pengangkatan Bidan PTT Sungai Penuh
tribunjambi/hendri dede putra
Pakta integritas bidan PTT di Sungaipenuh

TRIBUNJAMBI.COM, SUNGAIPENUH - Beredar kabar di tengah masyarakat Kota Sungaipenuh, Badan Kepegawaian Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Sungaipenuh diduga melakukan praktik pungli atau disebut gratifikasi saat pengangkatan puluhan Pegawai Tidak Tetap (PTT) tahun 2017 jadi calon pegawai negeri sipil (CPNS).

Informasi yang diperoleh dari sumber yang minta namanya dirahasiakan mengatakan kabar yang beredar di tengah masyarakat, BKPSDM Kota Sungaipenuh dituding melakukan pungutan puluhan juta rupiah kepada setiap peserta untuk bisa menerima SK pengangkatan.

Seorang warga Sungaipenuh yang tidak mau dituliskan namanya membenarkan hal tersebut. Dia mengatakan beberapa minggu terakhir ini memang beredar isu BKPSDM Kota Sungaipenuh memungut uang kepada puluhan Pegawai Tidak Tetap (PTT) Kota Sungaipenuh. "Kabarnya setiap Pegawai Tidak Tetap menerima SK diminta puluhan juta," jelasnya

Dikatakannya kalau tidak membayar, maka SK tidak akan diberikan. "Iya kalau dak mau ngasih SK ditunda pemberian, jadi Bidan PTT saat itu terpaksa memberikannya," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Sungaipenuh, Dedi Wahyudi dikonfirmasi wartawan membantah adanya pungutan yang dilakukan pihaknya terhadap puluhan Pegawai Tidak Tetap.

"Tidak benar, kami tidak pernah melakukan pungutan terhadap diri peserta PTT," kata Dedi.

Dikatanya lagi, penyerahan SK kepada puluhan peserta PTT sudah sesuai dengan aturan dan mereka juga sudah menandatangani surat pernyataan.

“Mereka (masing -masing PTT) menandatangani pakta integritas, mereka tidak dipungut biaya apapun,” ujarnya.

Untuk diketahui bahwa berdasarkan surat dari Kementrian Kesehatan RI yang diserahkan ke Wali kota melalui BKDPSDM Sungai Penuh, 21 Bidan dan Dokter PTT yang telah mengikuti tes CPNS jalur khusus tahun lalu dinyatakan lulus. Dan saat ini sudah bekerja di tempat tugasnya masing-masing. (*)

Penulis: hendri dede
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved