Setelah Ditutup karena Ada Tarian Striptis, Garis Polisi Tempat Hiburan NYX Dibuka

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI- Garis polisi (police line) yang dipasang di tempat hiburan NYX di pasar Jambi dibuka

Setelah Ditutup karena Ada Tarian Striptis, Garis Polisi Tempat Hiburan NYX Dibuka
Tribun Jambi/M Ferry Fadly
pembukaan garis polisi di Karaoke NYX 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI- Garis polisi (police line) yang dipasang di tempat hiburan NYX di pasar Jambi dibuka oleh aparat kepolisian, Kamis (8/3). Sebelumnya, tempat hiburan ini ditutup setelah beredarnya video tarian striptis di lantai atas.

Kasat Reskrim Polresta Jambi Kompol Yudha Lesmana mengatakan memang tempat hiburan NYX Karaoke tidak terbukti menyalahi aturan, "Berdasarkan aturan bahwa jika hasil penyidikan telah selesai, tempat yang tersandung kasus tersebut bisa dibuka," jelasnya.

Kata dia pihak managemen NYX terbukti tidak bersalah, "Hasil dari penyidikan kami memang itu adalah murni inisiatif dari Dj yang diundang oleh pihak NYX" jelasnya, Kamis (8/3).

Ia mengatkan pihak NYX terbukti tidak menyuruh DJ tersebut untuk melakukan aksi tidak senonoh tersebut, "Benar memang inisiatif dari DJ tersebut, dan yang bersangkutan sedang kita lakukan penyelidikan," jelas kasat. Menurut Yuda NYX boleh beroperasi kembali, "Karena setelah pihak kami berkoordinasi dengan pihak pemda bahwa karaoke NYX lengkap soal perizinan," ungkapnya.

Pantauan Tribun, setekah garis polisi dibuka, tempat hiburan NYX sejauh ini tetap belum beroperasi. Management Karaoke NYX, Mamat mengatakan pihaknya menunggu arahan dari Pemkot Jambi untuk kembali beroperasi. "Kan baru dibuka police line saja, kita tidak berani mau langsung beroperasi," katanya kemarin.

Menurutnya pihaknya dipanggil oleh tim terpadu pada Selasa (13/3). Namun dia belum tahu apa keputusan akan ditetapkan pemkot Jambi. "Kita buat permohonan maaf kepada masyarakat kota Jambi, dan semua tim terpadu yang hadir. Baik dari pemuka agama, elemen masyarakat maupun Pemerintah," ujar Mamat.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Jambi, Yan Ismar mengatakan pasca dicabutnya garis polisi, pemerintah menggelar rapat tim terpadu. Rapat tersebut kata Yan, guna mengambil langkah pasca dicabutnya garis polisi tersebut.

"Untuk mencabut garis polisi menjadi kewenangan kepolisian, kami tidak berhak. Tentu pasca dicabut kami akan menggelar rapat Jumat, (9/3) siang ini dengan tim terpadu guna memutuskan sikap pemerintah," imbuhnya.

Meski garis polisi tersebut dicabut, katanya manajemen Karaoke NYX belum bisa mengoperasikan karaoke tersebut. "Mereka belum boleh beroperasi. Boleh atau tidaknya itu tergantung pemerintah. Karena pasca garis polisi tersebut dicabut, pihak kepolisian menyerahkan sepenuhnya kepada pemerintah daerah," ujarnya.

Ketua Komisi 1 DPRD Kota Jambi Muhili Amin mengatakan pencabutan garis polisi merupakan kewenangan dari pihak kepolisian. Kata Dia, seharusnya dari awal pemerintah daerah juga melakukan penyegelan tempat usaha tersebut.

"Kalau sudah seperti ini tentu pemerintah harus meningkatkan pengawasan terhadap tempat usaha tersebut jangan sampai ada timbul masalah baru," pungkasnya. (cya)

Editor: ridwan
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help