Home »

Jambi

» Tebo

Konflik Manusia dan Satwa

Air Pasang, Pencarian Buaya yang di Tebo Ulu Dihentikan

Pascameninggalnya dua warga di Kecamatan Tebo Ulu, tim gabungan pencari buaya bergerak ke sejumlah alur sungai Batanghari,

Air Pasang, Pencarian Buaya yang di Tebo Ulu Dihentikan
TRIBUN JAMBI/HERI PRIHARTONO
Tim pencari buaya sedang memegang biawak yang terdapat di Sungai Batanghari , di Kecamatan Tebo Ulu. Pencarian buaya tersebut dihentikan sementara dan akan dilanjutkan beberapa waktu mendatang. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Heri Prihartono

TRIBUNJAMBI.COM, TEBO ULU - Pascameninggalnya dua warga di Kecamatan Tebo Ulu, tim gabungan pencari buaya bergerak ke sejumlah alur sungai Batanghari, yakni di desa Teluk Kuali, Lubuk Benteng,  Melako Intan, dan Pulau Jelmu.

Pencarian buaya dihentikan sementara pada Sabtu kemarin, dan dilanjutkan kembali beberapa waktu mendatang.

Camat Tebo Ulu Yahoza Rabu (7/3) menjelaskan jika saat ini dengan intensitas hujan yang meningkat air sungai pasang, yang menyebabkan buaya tak terlalu banyak terlihat.

Baca: Baru Satu Desa yang Jalankan Program Bupati Tanam Mangrove

Meskipun demikian, kata Yahoza warga sudah mulai meningkatkan kewaspadaan meskipun masih ada yang beraktivitas di sungai.

Dijelaskannya, jika warga setempat melakukan doa bersama untuk keselamatan agar dijauhkan dari marabahaya seperti buaya.

"Terkait buaya tidak ada aktivitas fisik namun warga memanjatkan doa bersama kepada Allah," katanya.

Ia juga mendapat laporan dari tim yang melakukan pencarian buaya jika dari hasil penelurusan terdapat 5 anak buaya namun memang belum bisa diamankan.

Buaya tersebut sulit diberi umpan atau bahkan ketika mendapat umpan justru muncul di desa lainnya.

Baca: Camat Bantah Anggaran Jadi Alasan Lurah Mundur

Baca: Baru Jangkat dan Pamenang yang Terima Alat Berat

Penulis: heri prihartono
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help