Butuh Dana Rp28 Miliar Bangun Islamic Center, Masih Terkendala Tanah Hibah

Pembangunan Islamic center di kawasan Hamparan Pugu Semurup atau perbatasan dengan Siulak yang dikerjakan sejak 2017

Butuh Dana Rp28 Miliar Bangun Islamic Center, Masih Terkendala Tanah Hibah
TRIBUN JAMBI/HENDRI DEDE PUTRA

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Pembangunan Islamic center di kawasan Hamparan Pugu Semurup atau perbatasan dengan Siulak yang dikerjakan sejak 2017 lalu kembali dianggarkan pada tahun ini. Informasi yang diperoleh dari Kabid Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPera) Kabupaten Kerinci, Alfianto mengatakan tahun ini kembali dianggarkan sebesar Rp3 miliar.

Baca: Ustaz Abdul Somad Dipastikan Beri Tausiah di Sarolangun, Ini Lokasi dan Jadwalnya

Pembangunan Islamic center dilakukan secara bertahap. Dia menyebut membutuhkan anggaran yang cukup besar, yakni sekitar Rp28 Miliar hingga selesai nanti. Pada tahun lalu baru dilakukan pembebasan lahan dan pondasi bangunan masjid, sehingga dilanjutkan dengan anggaran tahun ini.

"Tahun ini dianggarkan Rp3 miliar lagi. Pertama bangunan secara bertahap. Kalau total nanti berkisar Rp28 miliar. Ini anggaran dari ABPD semuanya," jelasnya kepada Tribun, Rabu (28/2).

Dia menyebutkan lahan yang sudah dihibahkan sekitar 1,5 hektare. Namun lahan selebihnya masih menemui kendala, karena belum dihibahkan. Sehingga masih terkendala dalam perluasan.

"Kendalanya ada tanah yang belum dihibahkan. Tapi ini ditangani oleh bagian Kesra, kalau kita hanya bangunan fisiknya," tambahnya.

Baca: Jelang Tabligh Akbar Ustaz Abdul Somad di Seberang- Khawatir Parkir, Jemaah Disarankan Pakai Ketek

Baca: 7.781 Warga Kerinci Belum Lakukan Perekaman E-KTP

Untuk bangunan utamanya yakni mesjid dan pembangunan kantor MUI, serta beberapa kantor lainnya. Termasuk adanya lapangan yang nantinya akan digunakan untuk salat hari raya.

Terkait adanya tanah hibah yang belum selesai prosesnya, menurut Pemkab Kerinci masih dalam proses tahap penyelesaian. Kabag Kesra Kerinci Marius Latif mengatakan pembangunan Islamic center awalnya direncanakan di Tanjung Pauh, namun karena terkendala berbagai hal hingga ditetapkan di Semurup.

Dia mengatakan dipilihnya lokasi rencana pembangunan Gedung Islamic Center di perbatas Air Hangat Barat dengan Siulak karena sudah ada yang mau menghibahkan tanahnya untuk pembangunan.

"Tanahnya sudah ada dihibahkan, namun belum dipastikan berapa luas lahan yang akan di hibahkan," ujarnya.

Baca: Korban Kebakaran Mendapatkan Bantuan Tanggap Darurat

Baca: Taman Kota Lapangan Merdeka Penuh Coretan, Pengunjung Merasa tak Nyaman

Baca: Dikepung Riau dan Sumsel, Kemungkinan Kebakaran Hutan di Jambi Tetap Ada

Penulis: hendri dede
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved