Anaknya Ditelantarkan, Elis Ngadu ke Hotman Paris, Buntutnya Penahanan Perwira Polisi

Kasus dugaan penelantaran anak hasil hubungan di luar nikah yang dilakukan seorang Perwira Polsek Denpasar Selatan terus bergulir.

Anaknya Ditelantarkan, Elis Ngadu ke Hotman Paris, Buntutnya Penahanan Perwira Polisi
Grafis Tribun Bal

TRIBUNJAMBI.COM, DENPASAR – Kasus dugaan penelantaran anak hasil hubungan di luar nikah yang dilakukan seorang Perwira Polsek Denpasar Selatan terus bergulir.

Guna memaksimalkan pemeriksaan, perwira ini ditahan selama tujuh hari di sel khusus Propam Polda Bali.

Kabid Humas Polda Bali Kombes Hengky Widjaja menyatakan, saat ini pihaknya sedang mengumpulkan minimal dua alat bukti.

Semakin banyak alat bukti yang mendukung kata dia semakin baik dan kuat.

“Dalam pasal 184 KUHAP (Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana) mengenai alat bukti sendiri, ada lima jenis alat bukti. Di antaranya, keterangan saksi, keterangan ahli, surat, petunjuk dan keterangan terdakwa.” Jelasnya Minggu (25/2/2018).

Mengenai, surat bermaterai berisi kesepakatan pemberian uang nafkah adalah bukti petunjuk dan pengakuan sebagai keterangan terdakwa, Hengky menegaskan surat memenuhi unsur sebagai alat bukti sebagai petunjuk.

Baca: Pria Ini Rela Menghitamkan Seluruh Tubuhnya dengan Tato, Termasuk Bola Matanya. Karena Alasan Ini

Baca: Inilah Orang-orang yang Akan Buru Buaya di Sungai Batanghari Wilayah Tebo Ulu, Pindahkan Lokasi

Akan tetapi, pengakuan yang bersangkutan tidak dapat menjadi alat bukti.

Pihaknya hanya menggunakan itu ketika memang yang bersangkutan memberikan keterangan atau pengakuan sebagai terdakwa.

Halaman
123
Editor: suci
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help