Dermaga PPI Kuala Jambi Rusak Parah Ditabrak Tongkang Batubara

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Dermaga Pelabuhan Pendaratan ikan (PPI) milik Dinas Kelautan dan

Dermaga PPI Kuala Jambi Rusak Parah Ditabrak Tongkang Batubara
Tribun Jambi
Sebuah tongkang bermuatan batu bara menghantam dermaga di Desa Teluk Majelis, Kecamatan Kuala Jambi, Tanjung Jabung Timur, Senin (19/2) sekira pukul 04.25. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Dermaga Pelabuhan Pendaratan ikan (PPI) milik Dinas Kelautan dan Perikanan di kecamatan Kuala Jambi serta dermaga pelabuhan milik dinas Perhubungan di desa Teluk Majelis, kecamatan Kuala Jambi, rusak berat akibat dihantam tongkang bermuatan Batubara senin (19/2) pagi lalu.

Akibatnya, para nelayan maupun warga setempat saat ini kesulitan menaikturunkan barang maupun ikan hasil tangkapan mereka ke daratan.

Kepala Desa Teluk Majelis, Kecamatan Kuala Jambi, Sukardi mengungkapkan, dermaga tersebut merupakan bangunan penting bagi warganya. Karena biasa digunakan untuk turun naik untuk transportasi laut menuju ke Kuala Tungkal maupun ke Sabak.

"Yang jelas saat ini kami kesusahan akibat dari insiden ini, karena keberadaan dermaga tersebut sangat dibutuhkan warga," kata Sukardi, kepada Tribun, Rabu (21/2).

Selain dermaga, jalan beton yang tersambung dengan dermaga tersebut pun ikut rusak. "Bangunan jalan yang tersambung dengan dermaga tersebut ikut rusak juga, itu merupakan jalan dibangun oleh Provinsi," ujar Kades.

Camat Kuala Jambi, Tahang, saat ditemui Tribun menyebutkan, pihaknya telah melakukan negosiasi dengan pihak perusahaan bersangkutan terkait penyelesaiaan insiden tersebut. Hasilnya pihak perusahaan bersedia menggantikan pasilitas pemda yang rusak.

"Tanggal 20 kemarin kami sudah pertemuan negosiasi dengan pihak agen PT Maju Daya 9, yang dihadiri Dinas Perhubungan dan Dinas Perikanan, namun belum berbicara terkait nominal. Kembali pertemuan pada 26 Februari di Kantor Bupati Tanjabtim," ungkap Tahang.

Saat ini, Kapal Tugboat beserta tongkang yang berisiskan batubara tersebut sudah tidak ada di lokasi, sudah diberi izin untuk mengantarkan muatan batu bara. Namun dokumen serta Nahkodanya saat ini masih diamankan di Markas Dit Polairud Polda Jambi.

Selain itu, Camat Kuala Jambi ini juga mengungkapkan, ini bukan peristiwa yang pertama terjadi di kawasan perairan Sungai Batanghari khususnya di wilayah Kecamatan Kuala Jambi.

"Sebelumnya juga pernah terjadi, malah rumah warga nelayan yang dihantam, beruntung peristiwa kemarin ini tidak ada rumah maupun jiwa yang jadi korban," ujarnya.

Seperti diketahui insiden kecelakaan laut ini terjadi pada beberapa hari lalu. Kapal tugboat Maju Daya IX yang menarik tongkang Sinar Lestari 308 yang bermuatan batubara berjalan dari arah Jambi tujuan ambang luar.

Saat tiba di Teluk Majelis, tali tambang penarik melorot karena arus kencang, kapasitas mesin tidak sanggup menahan, ditambah dorongan angin kencang sehingga tauboat tidak mampu menarik tongkang akhirnya tongkang tidak terkendali dan menghantam dermaga TPI serta dermaga di Teluk Majelis sampai mengakibatkan dermaga tersebut roboh. (czu)

Editor: ridwan
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved