Bakorpakem Tebo: Aliran di VII Koto Diminta Kembali ke Ajaran Islam

Aliran keagamaan yang berada Di Desa Tanjung Kecamatan VII Koto, Kabupaten Tebo, sempat menjadi polemik tersendiri bagi masyarakat

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Heri Prihartono

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA TEBO - Aliran keagamaan yang berada Di Desa Tanjung Kecamatan VII Koto, Kabupaten Tebo,  sempat menjadi polemik tersendiri bagi masyarakat setempat.

Pasalnya aliran yang dipimpin ustad Danuri tersebut diduga bertentangan dengan ajaran Islam yang dianut sebagian besar   masyarakat.

Baca: VIDEO: Anies Baswedan Dicegah Dampingi Presiden Jokowi ke Podium, Ternyata Ini Alasan Paspampres

Badan Koordinasi Aliran Kepercayaan Masyarakat (Bakorpakem) Kabupaten Tebo pun mengadakan pertemuan pada 19 Januari, hingga turun ke lokasi untuk melakukan tindak lanjut terkait laporan yang masuk.

Dari hasil pendalaman Bakorpakem didapat sebuah kesimpulan, yakni imbauan agar aliran tersebut menghentikan aktivitasnya.

"Pakem meminta  menghentikan segala bentuk kegiatan  kajian tasawuf tersebut sebab dikhawatirkan  dapat menimbulkan perpecahan umat beragama," ujar Kasi Politik, Ideologi dan Wawasan Kebangsaan,  Haswita pada Senin (19/2).

Dijelaskan Haswita jika Bakorpakem tak menyebut aliran tersebut sesat atau mengarah ke sana, hanya saja diminta untuk menghentikan kegiatannya demi kebaikan bersama.

Selanjutnya Pakem juga meminta  ustaz Danuri kembali kepada ajaran Islam agar kerukunan umat beragama dapat terjaga.

Baca: Seekor Hiu Paus Terjebak Jaring Terekam Kamera, Tindakan Para Nelayan di Kalsel Ini Diapresiasi

Baca: Peringatan Dini Cuaca Jambi - Besok Potensi Hujan Lebat di Kawasan 3 Kabupaten Ini

Penulis: heri prihartono
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help