Tahun Baru Imlek, 13 Pantangan Jangan Lakukan Ini di 5 Hari Pertama, Awas Sial Sepanjang Tahun!

Hari Ini warga Tionghoa kembali merayakan Tahun Baru Imlek.Awal penanggalan China ini dirayakan oleh warga Tionghoa

Tahun Baru Imlek, 13 Pantangan Jangan Lakukan Ini di 5 Hari Pertama, Awas Sial Sepanjang Tahun!
youtube
01012018 Anjing Tanah 

 

TRIBUNJAMBI.COM - Hari Ini warga Tionghoa kembali merayakan Tahun Baru Imlek.

Awal penanggalan China ini dirayakan oleh warga Tionghoa, selain dirayakan di negeri asalnya juga di seluruh dunia termasuk di Indonesia

Tahun baru imlek kini sudah ditetapkan sebagai hari libur nasional itu dirayakan layaknya lebaran bagi masyarakat Melayu.

Tahun baru Imlek diisi dengan saling bersilahturahmi antar anak keluarga maupun antar sesama warga lintas agama maupun suku bangsa.

Baca: Tahun Baru Imlek, Jangan Salah Kaprah Ucapkan Gong Xi Fat Cai, Anda Harus Tahu Arti Sebenarnya

Masyarakat Tionghoa menganggap hari pertama Tahun Baru Imlek merupakan awal mulanya nasib dan keberuntungan pada tahun yang bersangkutan sehingga banyak sekali larangan dan pantangan dalam merayakan Tahun Baru Imlek.

Boleh percaya boleh tidak, semua tergantung kita.

Semua patangan dan larangan ini hanya semata-mata merupakan tradisi/kebiasaan agar keberuntungan pada sepanjang tahun baru ini menjadi lebih baik dan terhindar dari nasib-nasib buruk.

Tentunya, seiring dengan perkembangan zaman, beberapa pantangan maupun larangan sudah mulai ditinggalkan.

Baca: Imlek 2018, Warna Ini Memberi Keberuntungan Shio 2018 di Tahun Anjing Tahun

Beberapa pantangan dan larangan terhadap kegiatan yang disebut seperti dibawah ini hanya merupakan referensi dan pengetahuan tentang tradisi pantangan dalam merayakan Tahun Baru Imlek.

Berikut 13 pantangan maupun larangan dalam merayakanImlek dilansir dari laman Tionghoa.info :

1. Dalam ucapan, kata-kata seperti Mati, Miskin, Hilang, Rusak, Sakit, Mati, Hantu, Habis, kalah dan kata-kata lainnya yang tidak baik atau yang mengandung arti negative juga tidak boleh diucapkan.

2. Saat membawa gelas, mangkuk dan piring harus lebih berhati-hati untuk menghindari jatuhnya gelas, mangkuk dan piring tersebut sehingga pecah.

Jika tidak sengaja hal itu terjadi (pecah), maka orang-orang yang ada disekitarnya harus segera mengucapkan beberapa kata keberuntungan untuk menutupinya

Baca: 5 Pembunuhan Sadis di Karimun yang Tak Terungkap, Ada yang Dibunuh saat Puasa Ramadhan

3. Hari Pertama Tahun Baru Imlek, tong beras (tempat menyimpan beras) tidak boleh kosong untuk menghindari terjadinya kelaparan sepanjang tahun ini.

4. Pantangan untuk menyiram air, menyapu, membuang sampah. Hal ini memiliki arti untuk mengumpulkan rezeki dan harta.

Jika kegiatan menyiram, menyapu dan membuang sampah dilakukan berarti membuang rezeki dan harta yang telah dikumpulkan maupun yang akan dikumpulkan.

5. Pantangan untuk menagih hutang atau membayar hutang, karena keberuntungan akan hilang baik bagi penagih utang maupun peminjam sepanjang tahun ini.

6. Tidak memperbolehkan orang lain untuk mengambil sesuatu dari kocek anda untuk menghindari pada tahun yang baru semua harta dan rezeki diambil atau direbut oleh orang lain.

7. Pantangan untuk melayat orang yang meninggal dunia.

8. Pantangan untuk memotong rambut, karena memotong rambut pada saat merayakan Tahun Baru Imlek sering dikaitkan dengan pemakaman.

9. Pantangan untuk membunuh, karena membunuh merupakan penyebab dari musibah atau bencana dan perang.

10. Pantangan untuk minum obat untuk menghindari penyakit dan sakit-sakitan pada tahun yang baru ini dan sering minum obat sepanjang tahun.

11. Anak perempuan yang sudah menikah tidak boleh mengunjungi rumah orang tuanya pada hari pertama Tahun Baru Imlek.

Baca: Video - Jurus Ampuh Melepaskan Diri Ajaran Polisi Ini, Bikin Tak Berhenti Tertawa

Kunjungan biasanya dilakukan pada hari kedua Tahun BaruImlek.

Hal ini dilakukan karena biasanya akan banyak kunjungan tamu di keluarga Suami (rumah mertua) jadi harus membantu untuk melayani tamu-tamu di rumah mertuanya.

12. Pantangan untuk makan bubur di Tahun Baru Imlek dan harus makan nasi, karena pada jaman dulu bubur adalah makanan orang miskin, ini memiliki arti dengan memakan nasi pada Tahun Baru Imlek maka akan membawa rezeki dan menghindari kemiskinan di sepanjang tahun baru ini.

13. Pantangan untuk didesak atau dibangunkan orang saat sedang tidur, hal ini untuk menghindari desakan oleh orang lain sepanjang tahun baru ini.

Pantangan ataupun larangan pada Tahun Baru Imlek biasanya hanya berlangsung sampai hari kelima setelah perayaan Tahun Baru Imlek.

Pada hari keenam, semua aktifitas dan kegiatan sudah normal kembali.(*)

Editor: bandot
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help