TribunJambi/

Wulandari Ajukan Kasasi ke MA

Wulandari terdakwa kasus dugaan korupsi Alkes di RSUD Raden Mattaher Jambi ajukan Kasasi ke Mahkamah Agung RI.

Wulandari Ajukan Kasasi ke MA
TRIBUN JAMBI/DEDY NURDIN
Wulandari 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Dedy Nurdin

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Wulandari terdakwa kasus dugaan korupsi Alkes di RSUD Raden Mattaher Jambi ajukan Kasasi ke Mahkamah Agung RI.

Pernyataan kasasi ini di sampaikan terdakwa melalui Penasehat Hukumnya Azwardi saat dikonfirmasi awak media pada Selasa (13/2/2018).

Baca: Masuki Masa Pensiun, Perpisahan Haru Camat Air Hitam Suryadi dengan Warga SAD

"Hari ini kita resmi melakukan kasasi atas putusan Pengadilan Tinggi beberapa hari lalu. Sudah 14 Hari dari putusannya. Penandatanganannya tadi dipanitera," kata Azwardi.

Wulandari merupakan Direktur PT Arun Karya Utama, ia ditetapkan bersalah bersama Diah Anggraini (KPA) RSUD Raden Mattaher pada akhir Tahun 2017 lalu di Pengadilan Negeri Jambi.

Pada pengadilan tinggi tingkat banding, Wulandari di putus bersalah oleh Pengadilan Tinggi (PT) Jambi pada 17 Januari 2018 lalu.  

Dalam putusan tersebut Hakim PT memperberat Uang Penganti (UP)  terhadap terdakwa yang tadinya Rp 4,3 Miliar menjadi Rp 8,1 Miliar.

Baca: VIDEO: Baca Santai Sambil Kongkow di Pedestrian Jomblo Lewat Buku dari Perpus Keliling

Baca: Warga Eks Transmigrasi Rayakan HUT Desa

Selain UP yang meningkat dalam putusan banding tersebut denda juga meningkat dari Rp 50 Juta menjadi Rp 200 Juta.

Sementara untuk hukuman penjara sendiri tetap sama dengan putusan setingkat sebelumnya yakni 6 tahun.

Ia ditetapkan bersalah dalam proyek pengadaan Alat Kesehatan di RSUD Raden Mattaher Jambi dengan nilai proyek Rp 14 Miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jambi tahun 2015.

Akibat perbuatan kedua terdakwa, negara mengalami kerugian sebesar Rp 8,7 Miliar

Penulis: Dedy Nurdin
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help