FOTO: Jembatan Pancasila di Desa Catur Rahayu Rusak Parah, Pihak Dusun Ingin Perhatian Pemerintah

Jembatan Pancasila yang ada di Desa Catur Rahayu, Kecamatan Dendang, Kabupaten Tanjabtim butuh perhatian pemerintah.

FOTO: Jembatan Pancasila di Desa Catur Rahayu Rusak Parah, Pihak Dusun Ingin Perhatian Pemerintah
TRIBUN JAMBI/ZULKIFLI
Jembatan Pancasila yang ada di Desa Catur Rahayu, Kecamatan Dendang, Kabupaten Tanjabtim butuh perhatian pemerintah. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Zulkifli

TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK - Jembatan Pancasila yang ada di Desa Catur Rahayu, Kecamatan Dendang, Kabupaten Tanjabtim butuh perhatian pemerintah.

Jembatan yang telah berusia puluhan tahun tersebut kini kondisinya sangat memprihatinkan, padahal jembatan semi permanen tersebut menjadi akses satu-satunya penghubung aktivitas warga setempat.

Jembatan Pancasila yang ada di Desa Catur Rahayu, Kecamatan Dendang, Kabupaten Tanjabtim butuh perhatian pemerintah.
Jembatan Pancasila yang ada di Desa Catur Rahayu, Kecamatan Dendang, Kabupaten Tanjabtim butuh perhatian pemerintah. (tribunjambi/zulkifli)

Keberadaannya yang tak memperoleh perhatian serius dari pemerintah daerah. dan itu sangat membahayakan keselamatan bagi warga yang melintasinya, apalagi sering dilalui oleh kendaraan roda empat yang mengangkut hasil pertanian warga.

Sekdes Catur Rahayu, Mustafid Ahmad, kepada TRIBUNJAMBI.COM, mengatakan Jembatan yang dibagun sejak tahun 1980 lalu itu kini terancam ambruk karena dimakan usia.

"Sejak dibangun hingga saat ini. jembatan kayu tersebut belum pernah mendapat perbaikan dari dana pemerintah. Beberapa bagian jembatan sudah banyak bolong dan rusak. demikian juga dengan kondisi kayu lantai, semuanya sudah rapuh dan lapuk," jelasnya.

Selama ini Jembatan Pancasila sudah berulang kali mendapat perbaikan dari warga sekitar secara swadaya. "Warga dan pemerintah desa setempat berharap ada perbaikan jembatan tersebut," cetusnya.

Sementara itu, satu di antara warga setempat, Wandi mengatakan, akibat belum adanya perbaikan jembatan, kegiatan perekonomian serta pertanian sering terganggu karena kondisi jembatan bolong.

"Para Pengendara mobil dan motor sempat tersendat sebentar. karena jembatan rusak dan bolong. setelah diperbaiki dengan seadanya pengendara baru boleh bisa lewat," ungkapnya. (*)

Penulis: Zulkifli
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help