TribunJambi/
Home »

Bisnis

» Makro

Pertumbuhan Produksi Industri Manufaktur Besar dan Sedang Jambi Menurun

Pertumbuhan produksi industri manufaktur besar dan sedang (y on y) pada triwulan IV-2017 mengalami penurunan sebesar minus 6,54 persen

Pertumbuhan Produksi Industri Manufaktur Besar dan Sedang Jambi Menurun
TRIBUNJAMBI/NIKO FIRMANSYAH
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi, Dadang Hardiwan. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Fitri Amalia

TRIBUNJAMBI.COM - Pertumbuhan produksi industri manufaktur besar dan sedang (y on y) pada triwulan IV-2017 mengalami penurunan sebesar minus 6,54 persen dibandingkan triwulan IV-2016. Sedangkan untuk pertumbuhan nasional naik sebesar 5,5 persen.

Penurunan pertumbuhan produksi ini dialami oleh kedua industri yang mewakili industri besar sedang di triwulan IV-2017, industri makanan turun sebesar -9,34 persen. Sedangkan angka pertumbuhan nasional naik sebesar 15,28 persen.

Baca: Gadis 11 Tahun Ini Ditemukan Dalam Kondisi Kritis setelah Ditinggal di Rumah dengan Pamannya

"Demikian pula dengan industri karet dan bahan dari karet serta plastik, angka pertumbuhan Produksi Industri ini turun sebesar -4,71 persen dan secara nasional tumbuh positif sebesar 8,96 persen," jelas Dadang Hardiwan, Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Jambi, Senin (12/2).

Industri, diklasifikasikan berdasarkan banyak tenaga kerja. tenaga kerja diatas atau sampai dengan 100 orang termasuk industri besar, industri sedang 20-99 orang, industri kecil 5-19 orang, industri mikro 1-4 orang.

Pertumbuhan IBS (q to q) pada triwulan IV-2017 mengalami penurunan pertumbuhan sebesar -3,13 persen dibandingkan dengan triwulan III-2017. Begitu juga dengan pertumbuhan produksi industri manufaktur nasional turun sebesar -0,959 persen pada triwulan IV-2017.

Tidak ada industri yang mewakili pertumbuhan produksi industri besar dan sedang yang mengalami pertumbuhan positif dibandingkan triwulan III-2017. Kedua industri yang mewakili pertumbuhan produksi industri besar dan sedang di triwulan IV-2018 mengalami pertumbuhan negatif yaitu Industri karet barang dari karet dan plastik turun sebesar -8,33 persen. Sedangkan untuk angka pertumbuhan nasional naik 8,53 persen. Industri makanan turun sebesar -4,63 persen, sedangkan angka nasional meningkat 1,32 persen.

Baca: Tersisa 2,3 Persen Warga Tanjabtim Belum Lakukan Perekaman E-KTP, Peringkat 19 Terbaik

Baca: GALERI FOTO: Dulu Kumuh, Sekarang Kampung di Kota Jambi Ini Sudah Bersih dan Berwarna

Halaman
12
Penulis: fitri
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help