TribunJambi/

Kementrian Sedang Hitung Bantuan Kebakaran Sungai Penuh

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI --Direktorat Jenderal (Dirjen) Kementerian Perdagangan akan memberikan bantuan

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI --Direktorat Jenderal (Dirjen) Kementerian Perdagangan akan memberikan bantuan kepada korban kebakaran di Sungai Penuh beberapa waktu lalu. Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jambi beberapa waktu lalu telah menghadap Pemerintah pusat terkait masalah ini.

Dalam waktu dekat tim pusat akan menghitung nilai bantuan untuk korban kebakaran pasar Sungai Penuh. "Akhir Januari kita menghadap, dan adalam waktu dekat perhitungan dilakukan," sebut Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jambi, Ariansyah, Jumat (9/2).

Terkait besaran bantuan yang akan diberikan, Pemerintah Pusat belum menentukan berapa jumlahnya. Karena masih harus dilakukan peninjauan lapangan. "Mereka mau menghitung, yang pasti yang kita ajukan bantuan untuk 319 pedagang berupa tenda dan peralatan," jelasnya.

Untuk pembangunan, Pemerintah Pusat akan membantu membangun pasar tersebut dari Dana Alokasi Khusu (DAK) sebesar Rp 3,8 miliar. Untuk lokasi pembangunan, pihaknya masih berkoordinasi dengan pemerintah setempat. Ada yang mengusulkan pembangunan di lokasi lama, selain itu ada juga yang usulkan di lokasi baru.

"Pembangunan harus di lahan milik pemerintah, dan dana pembangunan baru cair apabila lokasi disepakati," pungkasnya.

Kebakaran di pasar Sungai Penuh, Rabu (24/1) tersebut menghanguskan sekitar 150 rumah toko dan 200 lapak tempat berjualan. Kerugian dari musibah kebaka ran tersebut ratusan miliar rupiah, dan menyebabkan dua korban meninggal terpanggang dalam ruko. Ini adalah peristiwa kebakaran terbesar di Sungai Penuh.

Gubernur Zumi Zola terbang dengan Heli ke Sungai Penuh. Dia didampingi Asafri Jaya Bakri (AJB) dan sejumlah Kepala OPD Pemkot Sungai Penuh meninjau lokasi kebakaran sekaligus menemui para korban kebakaran yang kehilangan tempat untuk berusaha.

Waktu itu Zumi Zola menyalurkan bantuan ke 319 KK dari 17 unit rumah, 57 ruko, 29 toko dan 216 lapak milik pedagang di Pasar Baru Sungai Penuh yang habis dilalap si jago merah. Bantuan yang disalurkan berupa 2 ton beras, 200 paket sembako, alat sekolah bagi anak-anak, selimut dan alat memasak. (zak)

Editor: ridwan
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help