Musibah Longsor

Satu Rumah Hampir Masuk Sungai Batanghari, Longsor Sabtu Pagi Ancam 3 RT di Sekernan

Longsor tanah tepian Sungai Batanghari kembali mengahantui warga Desa Pulau Kayo yang tinggal di pinggiran sungai terpanjang

Satu Rumah Hampir Masuk Sungai Batanghari, Longsor Sabtu Pagi Ancam 3 RT di Sekernan
TRIBUN JAMBI/ZULKIFLI
Longsor di pinggiran Sungai Batanghari kembali terjadi di kawasan Kec. Sekernan Kab. Muarojambi, Sabtu (3/2) pagi. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Zulkifli

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Longsor tanah tepian Sungai Batanghari kembali mengahantui warga Desa Pulau Kayo yang tinggal di pinggiran sungai terpanjang di Sumatrra tersebut.

Runtuhnya tanah pinggiran Sungai Batanghari tersebut terjadi di Desa Pulau Kayu Aro Kecamatan Sekernan Kabupaten Muaro jambi, tepatnya di RT 03 RT 02, dan RT 04 sekitar pukul 08:00 Wib Sabtu (3/2) pagi.

Dalam beberapa pekan lalu Desa Pulau Kayu Aro mamang kerap  terjadi longsor yang mengikis tepian tebing Batanghari. Namun, longsor kali ini terjadi cukup panjang. Di  RT 02 tanah yang runtuh sepanjang 20 meter sementara RT 03 sepanjang 15 meter dan di RT 04 sepanjang 5 meter.

03022018_longsor
Longsor (TRIBUN JAMBI/ZULKIFLI)

Baca: FOTO: Tak Menyangka Kinerjanya Diawasi Pers, Kepala Daerah di Jambi Ini Terharu

Meski telah dibangun turap di  pinggir sungai, namun longsor kemabli terjadi di lokasi yang berbeda dari turap.

Akibat longsor tersebut, membuat cemas warga yang tinggal di pinggiran sungai. Longsor di RT 03 ini hampir mengenai rumah warga setempat.  Jarak antara rumah ke pinggir sungai yang baru terbentuk hanya berjarak 2 meter.  Sementara di RT 04 juga hampir mengenai masjid tua di Desa Pulau Kayu Aro tersebut masuk ke sungai.

Kepala Desa Pulau Kayu Aro, Hikmah, kepada Tribunjambi.com mengatakan longsor tarsebut terjadi pada pagi hari. "Sekitar pukul 08.00 wib pagi tadi telah terjadi longsor di desa kami, longsor ini terjadi di beberapa titik, hampir saja rumah warga yang berada di RT 03 terkena longsor dan masuk ke sungai, karena jarak antara longsor dengan rumah warga hanya berjarak 2 meter," kata Hikmah, Sabtu (3/2).

Selain itu Hikmah juga berharap kepada Bupati Muaro Jambi  agar mengusulkan kepada dinas yang terkait yakni Dinas Pekerjaan Umum untuk  pembangunan turap,  karena jika ini dibiarkan takutnya akan terjadi lagi longsor dan akan memakan korban jiwa, seperti kejadian longsor 4 tahun yang lalu satu orang meninggal dunia.

"Kami harap pemerintah daerah bisa segera memberikan solusi, dengan cara pembangunan turap, agar jangan sampai ada korban jiwa maupun rumah warga kami masuk sungai," pungkasnya.

03022018_longsor
Longsor (TRIBUN JAMBI/ZULKIFLI)

Baca: Berwisata ke Kampung Organik, Dari Aneka Sayuran dan Buah, Area Selfie Hingga Arena Outbound

Baca: Akhir Pekan Tak Mempengaruhi Harga. Ini Perbandingan Harga di Pasar Angsoduo dan Talang Banjar

 

Penulis: Zulkifli
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help